Akibat Longsor di wilayah KAI Daop 5 Purwokerto, Perjalanan Kereta Api Terganggu Termasuk Daop 7 Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Akibat longsor di wilayah Daop 05 Purwokerto mengumumkan jalur rel KM 340+100 antara Stasiun Karanggandul-Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah tidak bisa dilewati, Hal tersebut berdampak pada sejumlah KA jarak jauh salah satunya di Daop 8 Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan bahwa longsor yang terjadi jalur kereta api Banyumas itu turut berdampak pada KA jarak jauh dari Daop 8 Surabaya yang dialihkan hingga sore.

"Perkiraan jam 17.00 WIB perlintasan kembali normal, imbas kejadian itu, perjalanan KA jarak jauh yang lewat jalur itu untuk sementara waktu dialihkan melewati jalur utara yaitu Tegal-Semarang-Solo," katanya dalam releasenya Senin 4/12/2023 sore.

Juga disampaikan bahwa ada 2 kereta api jarak jauh kedatangan menuju Daop 8 Surabaya yang mengalami perubahan rute imbas longsor yang melanda jalur rel KM 340+100, sedang KA yang alami keterlambatan antara lain, KA Argo Semeru relasi Gambir - Surabaya Gubeng,  KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya, Gubeng-Jember.

Luqman memastikan bahwa hingga saat ini Tim Daop 5 Purwokerto tetap berupaya menangani dampak longsoran yang menimpa jalur kereta api sehingga lalu lintas kereta api bisa kembali normal.

"Tim Daop 5 Purwokerto sampai saat ini masih berusaha untuk membersihkan jalur KA dari longsoran sehingga jalur KA bisa dilewati kembali. Atas ketidaknyamanan ini kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya," Luqman menambahkan..

Sementara Management PT. KAI Irene Margareth Konstantine menyampaikan maafnya kepada pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan KA akibat longsor yang menutupi jalur hulu dan hilir di lintas Karanggandul Kab.Banyumas Jawa Tengah Daop 5 Purwokerto.

"Kini tengah melakukan upaya pemulihan perjalanan KA di wilayah tersebut, kami berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA yang terdampak kembali normal, untuk Daop 7 secara umum aman dan lancar terkendali," pungkas Irene. Les

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …