Yakin Menang Raup Suara Milenial, Ketua TKD Prabowo-Gibran Surabaya Siapkan Strategi Khusus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua TKD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso optimis menangkan Prabowo-Gibran. SP/ Aini
Ketua TKD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso optimis menangkan Prabowo-Gibran. SP/ Aini

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan popularitas maupun hasil survei elektabilitas berbagai lembaga, pasangan calon (paslon) Presiden dan wakil presiden nomor urut dua Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka lebih unggul dibandingkan lainnya.

Karena hal itu, Tim Kampanye Daerah (TKD) Surabaya yakin berhasil raup suara yang cukup tinggi di Kota Pahlawan ini, terutama di segmen anak muda.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Kota Surabaya Cahyo Harjo Prakoso, menyampaikan bahwa sosok Prabowo dan Gibran saat ini mempunyai keuntungan tersendiri dari segi popularitas dan elektabilitas.

”Kita punya keuntungan, dalam artian sosok Prabowo-Gibran punya popularitas dan elektabilitas yang sangat tinggi dari survei," ujar Cahyo, Surabaya, Senin (11/12/2023).

Tak hanya keunggulan itu, Cahyo menyebut kalau program Prabowo-Gibran ini mudah dipahami oleh masyarakat dan mampu berdampak positif bagi mereka. Khususnya program pemberian makan dan minum susu gratis.

"Tidak bermuluk-muluk dan obral janji tapi langsung eksekusi untuk kebaikan gizi dan nutrisi generasi muda ibu hamil di seluruh indonesia," kata Cahyo.

"Maka yang perlu kita rumuskan hari ini adalah bagaimana mensosialisasikan program ini ke masyarakat," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Surabaya ini.

Dengan berbagai keunggulan itu, serta ditambah dengan kekuatan seluruh partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, dirinya yakin Prabowo-Gibran bisa unggul dalam peraihan suara di Surabaya maupun seluruh Jawa Timur (Jatim).

"Masing-masing koalisi punya trik market sendiri, culture sendiri-sendiri. Ini yang akan kita kuatkan dan solidkan agar bisa menjadi suara kemenangan prabowo gibran, khususnya di kota  Surabaya," ungkapnya. 

Selain itu, pihaknya juga terus berupaya untuk turun ke masyarakat khususnya generasi muda baik itu milenial ataupun gen-z dengan mengangkat isu lapangan pekerjaan dan kewirausahaan.

"Pemilih muda kita ini kan masih ada yang apatis terhadap politik, jadi pendekatannya harus persuasif, komunikatif, lebih membangun. Salah satunya diskusi lapangan pekerjaan dan kewirausahaan," tutur putra dari anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono itu.

Lebih lanjut, menurut Cahyo, dikarenakan anak muda sekarang ini, lebih dominan ingin menjadi pengusaha sukses. Sehingga, dibutuhkan strategi politik yang lebih lembut dan menengah secara langsung.

"Tetapi tidak strategi politik secara spesifik, karena anak muda tidak suka hard selling tetapi lebih suka soft campaign. Jadi hanya diskusi santai karena itu yang diinginkan generasi muda kita," tuturnya.

Sementara itu, saat ditanyai oleh awak media mengenai gimmick Gemoy yang juga sempat dikritik oleh Paslon lain, Cahyo dengan santai menjawab bahwa itu datang dari calon yang gimmicknya tidak berhasil.

"Saya rasa semua paslon punya gimmick, tinggal mana yang lebih laku dan lebih laris. Kebetulan gemoy bikin laris, jadinya yang tidak laris merasa iri," ujar Cahyo sembari tersenyum.

"Tapi, kami tidak diarahkan menjual gimmick kepada masyarakat tapi juga harus ada edukasi politik," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…