CCTV Ungkap Kematian Anak Bintang FTV

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu potongan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, detik-detik Yudha saat menenggelamkan anak Tamara di kolam renang,.
Salah satu potongan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, detik-detik Yudha saat menenggelamkan anak Tamara di kolam renang,.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - CCTV atau Closed Circuit Television mengungkap kematian Raden Andante Khalif Pramudityo (6), anak Bintang FTV, Tamara Tyasmara.  Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi, Minggu (11/2/2024) mengatakan, kepolisian juga telah mengamankan barang bukti di lokasi yakni CCTV. Alat ini yang merekam detik-detik peristiwa tersebut.

"CCTV (ada). (hasil olah TKP apa) Nanti perkembangan lebih lanjut (saya informasikan)," ucapnya.

CCTV merupakan singkatan dari Closed Circuit Television. Ia mengacu pada sistem kamera pengawasan, perekam video, dan peralatan terkait lainnya yang digunakan untuk memantau dan merekam aktivitas di lokasi tertentu.

 

Dilihat Secara Real time

Kamera terhubung ke perangkat perekam berupa Digital Video Recorder atau Network Video Recorder.

CCTV biasa digunakan untuk tujuan keamanan di tempat umum, perusahaan, dan tempat tinggal pribadi. Rekaman CCTV dapat dilihat secara real time atau dilihat kemudian hari sebagai barang bukti.

 

Tak Bisa Temani Anak

Sebelumnya, Tamara tidak mengetahui kronologi anaknya meninggal di kolam renang daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Waktu itu, ia tidak bisa menemani sang anak karena ada pekerjaan syuting.

"Kebetulan, salahnya itu aku enggak ada di situ. Aku lagi syuting. Aku tuh di jalan sudah dekat banget," ujar Tamara dalam tayangan Hotshot.

 

Pesan ke Pacarnya

Mantan istri DJ Angger Dimas ini menitipkan Dante kepada pacarnya sebagai orang kepercayaannya. Ia berpesan bahwa Dante tidak diperbolehkan berenang sampai dirinya tiba di lokasi renang.

"Jadi aku bilang 'ya sudah deh, aku drop-in dulu deh. Tapi kamu jangan nyebur ya, sampai aku datang ya', aku gituin," jelas Tamara Tyasmara.

 

Tidak Tahu Kronologi Kematian

Karena itu, Tamara mengaku tidak mengetahui kronologi jelasnya kematian sang putra. Bahkan ia baru mengetahui kejadian tersebut usai dihubungi melalui sambungan telepon. Tepatnya saat Dante sedang dibawa ke rumah sakit.

"Pas aku ditelepon, kondisinya sudah lagi mau dibawa ke rumah sakit," kata Tamara.

Namun dalam dua hari, Tamara mengaku belum berani mengecek CCTV di kolam renang untuk mengetahui kronologinya. Ia akan berani mengecek CCTV setelah 7 hari pasca meninggalnya sang putra.

 

Dituduh Lindungi Pacar

Tamara Tyasmara tak menyangka tuduhan-tuduhan miring di tengah rasa duka yang dirasakannya usai kehilangan putra semata wayangnya semakin kejam. Tamara dituduh melindungi dan menyenbunyikan pacar, hingga disebut sudah 'cek TKP' untuk melancarkan aksi sang kekasih.

Mantan istri Angger Dimas itu menegaskan kalau sudah urusan nyawa anak, berat untuknya bisa mengabaikan begitu saja. Dia mengaku setelah kejadian Dante tewas, terus menolak untuk bicara dan bertemu dengan Yudha Arfandi alias AY. n dna/jk/rmc

Berita Terbaru

Mojo City Innovation Expo 2026 Hadirkan Inovasi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Mojo City Innovation Expo 2026 Hadirkan Inovasi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:08 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Lebih dari 20 stan inovasi meramaikan Mojo City Innovation Expo 2026 di Atrium Sunrise Mall, Kota Mojokerto, pada 19–20 Oktober 2…

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebuah minibus Daihatsu Xenia berwarna putih ringsek parah setelah terjun ke sungai kecil di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, Desa K…

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan pentingnya peran kader PKK dalam menyiapkan generasi berkualitas untuk menyongsong I…

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Arus informasi di media sosial semakin memudahkan masyarakat terhubung dari Sabang hingga Merauke. Namun, kemudahan tersebut juga m…

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…