Baju Gamis hingga Sarimbit Bermotif Laris Manis di Pasaran, Mayoritas Pembeli Grosir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu model Gamis yang sedang tren di masyarakat. SP/ Via Furgativa Gumilar/ Kompas.com
Salah satu model Gamis yang sedang tren di masyarakat. SP/ Via Furgativa Gumilar/ Kompas.com

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Memasuki awal bulan puasa Ramadhan 1445 Hijriah, bisnis baju muslim, terutama model gamis hingga sarimbit serta perlengkapan sholat mulai diburu banyak pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Salah satu pedagang bernama Lisna mengatakan, model baju gamis masih banyak dicari oleh pembeli. Tidak hanya itu, baju sarimbit juga diminati untuk perayaan Lebaran. 

"Kalau sekarang masih banyak gamis sama setelan yang kembaran dengan pasangan atau keluarga," ungkapnya.

Menariknya lagi, di tahun ini, busana gamis tidak hanya dijual polosan, namun semakin banyak yang memiliki motif bervariasi. Menurutnya, pada Lebaran tahun ini orang-orang ingin tampil lebih berbeda sehingga gamis bermotif pun laris manis di pasar. 

"Gamis motif etnik warna hitam sama abu sudah habis. Soalnya kan yang lagi in yang kayak begini, modelnya, motifnya," ujar Nur.

Sementara itu, Heri Supriyatna, pengelola Pasar Tanah Abang Blok A, mengatakan pengunjung di Pasar Tanah Abang rata-rata bisa mencapai 80 hingga 100 ribu orang per hari didominasi pembeli grosir. 

"Pengunjung banyak yang mencari produk busana muslim beserta perlengkapannya. Namun, permintaan untuk produk grosir maupun eceran hampir merata. Mayoritas pembeli grosir berasal dari luar daerah Jakarta," ujarnya, Selasa (12/03/2024).

Lalu, untuk jam operasionalnya sendiri di Pasar Tanah Abang, menurutnya tidak memiliki perubahan di momen Ramadhan.

“Tetap jam buka seperti biasa. Jam operasional tetap pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB,” jelas Heri.

Disatu sisi, Heri juga berharap agar jumlah pengunjung pada bulan Ramadhan tahun ini bisa kembali normal seperti sebelum masa pandemi. 

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung, pihak keamanan akan lebih intens melakukan patroli guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sedangkan untuk kelancaran lalu lintas di sekitar Pasar Tanah Abang, Heri mengatakan seluruh pemangku kepentingan di kawasan pasar telah bersinergi dengan pihak kepolisian, TNI, dan Satpol PP. jk-02/dsy

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…