Ratusan Warga Desa Kedinding Sidoarjo Terima Bansos Beras

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pembagian beras Bansos di pendopo kantor desa Kedinding, Kecamatan Tarik. SP/ JUM
Suasana pembagian beras Bansos di pendopo kantor desa Kedinding, Kecamatan Tarik. SP/ JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) duduk antre memenuhi pendopo kantor Desa Kedinding Kecamatan Tarik, Selasa (26/03/2024). Di tangan mereka ada undangan disertai kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Setelah berdialog dengan perangkat desa setempat, para KPM langsung menuju ke depan mendekati meja pelayanan pengambilan beras. Ada beberapa KPM  yang sempat ketinggalan.

"Penyaluran ini program bantuan beras ketahanan pangan dari Kemensos RI yang bekerjasama dengan Bulog Kabupaten Sidoarjo dan Pemdes Kedinding,” ujar Kepala Desa Kedinding, Haji Sudana, saat ditemui Surabaya Pagi, diruang kerjanya, Selasa (26/03/2024).

Menurut Haji Sudana, adanya program ini sangat membantu masyarakat dalam  memenuhi kebutuhan sembako terutama beras. 

"Pembagian bansos beras Bulog ini, juga bertujuan untuk menekan harga beras di pasaran,” ucapnya.

Haji Sudana juga menjelaskan, bahwa setiap KPM di desa Kedinding mendapatkan 10 Kg beras jenis premium dan ada  sebanyak 119 KPM penerima bansos tersebut.

"Ada 119 KPM, satu karungnya isinya 10 KG dan  jenis berasnya premium mas," jelasnya.

Sementara itu, Sri Astutik, warga setempat salah satu KPM penerima bansos beras merasa  bersyukur bisa mendapat beras lebih cepat, tidak perlu antre lama seperti warga lainnya. Beras 10 kg ia dekap dan bawa pulang.

“Syaratnya membawa KTP dan KK asli. Kalau keliru tidak bisa ambil,” terangnya

Tak hanya itu, dia juga mengaku bahwa beras bantuan pemerintah yang diterimanya bisa membantu meringankan beban hidup keseharianya.

“Alhamdulillah senang mas. Dan beras bantuan ini dapat meringankan beban hidup kami,” akunya. jum

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…