''Xanadu 2.0'' Rumah Bill Gates Seharga Rp 1,8 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Teknologi ramah lingkungan di Rumah Bill Gates. SP/flickr.com
Teknologi ramah lingkungan di Rumah Bill Gates. SP/flickr.com

i

SURABAYAPAGI, Jakarta -  Bill Gates memiliki rumah yang mewah serta luas mencapai 6.130 meter persegi. Ia membutuhkan tujuh tahun dan biaya 63 juta dolar atau sekitar Rp 932 miliar untuk membangun rumahnya yang terletak di Medina, Washington, Amerika Serikat. Medina, sendiri adalah kota pinggiran yang juga menjadi rumah bagi beberapa orang terkaya di planet ini.

Rumah Gates yang mewah ini dinamai "Xanadu 2.0" yang merujuk pada rumah fiksi Charles Foster Kane, karakter utama yang dimainkan oleh Orson Welles dalam film "Citizen Kane". Rumah Gates pun tampak sangat besar dan dipenuhi dengan perangkat teknologi tinggi.

Dikutip South China Morning Post (SCMP), Menurut kantor penilai publik King County di Medina, properti Bill Gates bisa mencapai 127,48 juta dolar atau sekitar Rp 1,8 triliun. Gates membeli tanah itu seharga 2 juta dolar AS pada 1988.

Rumah pendiri Microsoft ini memiliki tujuh kamar tidur dan 18 kamar mandi. Rumah itu dibangun menggunakan pohon cemara Douglas berusia 500 tahun dengan 300 pekerja konstruksi, 100 di antaranya adalah tukang listrik.

Tampak luar, rumah Bill Gates seperti rumah biasa yang dikelilingi pohon. Tetapi, dibalik itu, rumah ini sudah menerapkan beberapa teknologi canggih, termasuk membuatnya menciptakan lingkungan yang hemat energi.

Area rumahnya yang luas memiliki sensor memantau iklim dan pencahayaan ruangan. Saat tamu tiba, sensor akan menandainya. Sehingga saat mereka bergerak di seluruh rumah, akan menciptakan pencahayaan dan suhu yang sesuai untuk memberikan kenyamanan.

Ada pula, speaker yang tersembunyi di balik dinding wallpaper yang memungkinkan musik mengikuti seseorang berpindah dari ruangan ke ruangan lainnya. Terdapat pajangan dinding karya seni di dalam rumah yang dapat berubah hanya dengan satu sentuhan tombol.jk/ana

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…