SURABAYAPAGI.COM, New York - Kini orang orang kaya dunia dan selebriti global, pamer sedang membangun bunker demi terhindar dari bencana. Bunker bahkan dipercaya bisa jadi ruang aman kala kiamat. Lokasinya umumnya di bawah peternakan terpencil, kompleks gurun, hingga di bawah perumahan paling elit di dunia.
Pemilik proyek pembangunan kompleks bunker di Amerika Serikat, Vivos juga akan membangun kompleks bunker di Eropa. Di Amerika Serikat, kompleks bunker di South Dakota dinamakan Vivos Xpoint, sementara di Eropa, proyek serupa sedang dibangun di sebuah gunung di Jerman bernama Vivos Europa.
"Klien berpikir lebih kritis tentang keselamatan dan kesiapsiagaan jangka panjang," kata ahli real estate, Chad Carroll dari The Chad Carroll Group di Compass, seperti yang dikutip dari Robb Report, pada Kamis (19/11/2025).
"Ini tidak terbatas pada stereotip 'orang yang bersiap menghadapi kiamat'. Kita berbicara tentang eksekutif bisnis, selebritas, dan investor global yang menginginkan ketenangan pikiran dalam situasi apa pun," lanjutnya.
Meskipun secara harfiah bunker adalah emergency room atau ruangan darurat, tampilan dalamnya tidak seperti gudang yang kosong dengan dinding batu, layaknya goa. Saat ini banyak pemilik bunker yang memiliki selera dan keinginan untuk membuat bunker yang mewah dan layaknya rumah kedua.
"Tempat penampungan yang dulunya sederhana kini telah menjadi tempat perlindungan yang dirancang khusus. Klien masa kini menginginkan fitur yang mencerminkan gaya hidup mereka, seringkali dengan sentuhan yang sangat personal," ungkap Corbi.
Lokasi bunker kiamat ada di Pegunungan Black Hills, South Dakota, AS. Ini adalah bekas pangkalan militer untuk menyimpan amunisi kini diubah menjadi bunker kiamat. Menariknya, bunker ini dibuka untuk umum.
Perusahaan Vivos, yang mengkhususkan diri dalam membangun dan mengelola bunker kiamat, menjelaskan bahwa tujuan di balik pembangunan hunian unik ini adalah untuk menyediakan proyek kelangsungan hidup bagi manusia secara luas, jadi bukan hanya untuk kalangan elit.
Warga Biasa Berkesempatan
Dante Vicino, Direktur Eksekutif Vivos, Dante Vicino, Kamis (20/11) mengatakan kini warga biasa juga memiliki kesempatan untuk memesan tempat perlindungan saat kondisi sedang tidak stabil.
"Warga biasa pun sekarang dapat memesan tempat untuk mereka berlindung ketika situasi sedang kacau," kata Direktur Eksekutif Vivos Dante Vicino, dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu.
Vivos adalah proyek kemanusiaan tentang keberlangsungan hidup manusia. Mereka sepenuhnya siap menghadapi apa pun dan kapan pun kejadian mungkin terjadi di Planet Bumi
Vicino mengatakan bahwa anggota kelompok hari kiamat tersebut bukanlah orang-orang yang sudah menyiapkan segala macam jenis kebutuhan untuk kejadian-kejadian besar atau hari kiamat. Selain itu, anggota komunitas tersebut juga bukanlah kalangan elit, tapi kaum terpelajar dan warga yang ingin melindungi keluarga selama masa-masa yang tidak pasti.
"Profil ekonomi mereka juga beragam, mulai dari kelas menengah ke bawah hingga yang mempunyai pendapatan tinggi," ujarnya.
Vicino mengatakan ketika semua orang berjuang mencari solusi bertahan hidup, member mereka sudah punya tempat penampungan yang telah ditentukan.
Bunker Modern
Mereka mengklaim ada ratusan orang dengan pemikiran serupa. Bunker modern yang dibangun oleh Vivos dilengkapi furnitur lengkap dan semua peralatan yang diperlukan untuk bertahan hidup. Ruang tamu punya sofa, karpet, dan meja kopi, sementara dapur dilengkapi kulkas, lemari es, microwave, oven, mesin cuci, dan meja makan.
Bagi mereka yang tertarik, tersedia pilihan yang menyerupai penginapan hotel untuk kamar tidur dan kamar mandi. Plan A menawarkan empat kamar tidur twin, satu kamar tidur double, dan satu kamar mandi, sehingga memberikan pengalaman menginap layaknya di hotel.
Plan B menawarkan empat kamar tidur twin, satu kamar tidur double, satu kamar mandi, serta satu kamar basah. Sementara itu, Plan C hadir dengan dua kamar tidur twin, satu kamar tidur double, satu kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam, dan satu kamar mandi tambahan. Terakhir, Plan D menawarkan delapan kamar tidur single dan tiga kamar mandi. Ini merupakan berbagai pilihan yang tersedia bagi calon penghuni.
"Permintaan bunker kiamat meningkat lebih dari 2.000�ri tahun ke tahun, ditambah penjualan meningkat lebih dari 300�n tumbuh secara eksponensial. Semua orang tampaknya menginginkan solusi kelangsungan hidup yang segera," ujar Vicino.
9-12 Bulan Pembangunannya
Proyek pembangunan kompleks bunker baru memerlukan waktu 9 hingga 12 bulan. Hal ini tergantung pada skala proyek, lokasi, serta ketersediaan bahan bangunan dan tenaga kerja.
Selain proyek pembangunan kompleks bunker di Amerika Serikat, Vivos juga akan pembangunan kompleks bunker di Eropa. Di Amerika Serikat, kompleks bunker di South Dakota dinamakan Vivos Xpoint, sementara di Eropa, proyek serupa sedang dibangun di sebuah gunung di Jerman bernama Vivos Europa.
"Vivos bukan hanya tentang beton, baja, dan pintu tahan ledakan. Hal ini tentang memiliki rencana cadangan agar umat manusia dapat bertahan hidup dan agar keluarga-keluarga mempunyai kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas yang memiliki pemikiran yang sama ketika peristiwa-peristiwa ini terjadi," tutup Vicino.
Bill Gates Hingga Kim Kardashian
Orang-orang yang memiliki bunker, beberapa memilih menyembunyikannya. Namun, ada juga beberapa pengusaha dan selebriti yang sempat mengaku. Dilansir Robb Report, berikut beberapa di antaranya.
1. Bill Gates
Salah satu orang terkaya di dunia dan pendiri Microsoft diketahui memiliki bunker. Bahkan bukan hanya 1, melainkan ada di beberapa koleksi rumahnya. Menurut The Guardian, lokasinya ada di Swiss, Inggris, dan Amerika. Hingga saat ini tidak ada satu pun foto penampakan bunker tersebut yang terungkap. Jadi penasaran nggak sih isinya ada apa saja?
2. Mark Zuckerberg
Siapa yang nggak tahu Mark Zuckerberg? CEO Meta, pemilik dari Facebook, Instagram, WhatsApp ini dilaporkan sedang membangun kompleks senilai US$ 300 juta atau setara dengan Rp 5 triliun (kurs Rp 16.717) di Hawaii. Dalam kompleks tersebut disebut akan mencakup bunker bawah tanah seluas 464 meter persegi dengan infrastruktur energi, air, dan makanannya sendiri.
3. Kim Kardashian
Selanjutnya ada saudara dari Kyle dan Kendall Jenner, Kim Kardashian. Sosialita berusia 45 tahun tersebut membuat bunker di bawah rumahnya senilai US$ 60 juta atau Rp 1 triliun yang berada di LA.
4. Tom Cruise
Kabar Tom Cruise disebut memiliki bunker. Kabar ini sudah terdengar sejak 2007 dalam sebuah wawancara dengan majalah Wired. Tom Cruise berencana untuk menggelontorkan US$ 10 juta atau saat ini setara dengan Rp 167 miliar untuk membangun bunker di bawah tanah miliknya seluas 298 hektar.
5. Peter Thiel
Miliarder satu ini juga dilaporkan telah mulai membangun bunker di Selandia Baru. Luasnya bahkan menandingi milik Mark Zuckerberg, yakni mencapai 1.858 meter persegi. Pada tahun lalu, Peter diketahui masih mengurus izin pembangunannya, di mana di atas bunker tersebut ada rumah untuk penginapan. Di dalamnya terdapat beragam fasilitas, seperti ruang medis, tempat tinggal, hingga lahan pertanian.
6. Elon Musk
Jika Bill Gates dan Mark Zuckerberg saja punya bunker, tidak mungkin Elon Musk tidak punya. Berdasarkan data Wizhevsky, ia telah memulai proyek bunker tahan lama, CyberHouse. Bunker ini dibuat untuk melindungi diri dari bencana, virus, dan 'serangan zombie'. Bentuknya seperti kapal selam atom dengan pintu airlock lapis baja, memiliki tingkat pertahanan ke-2, dan dilindungi kaca lapis baja dan jendela logam berkekuatan tinggi.
Saking banyak duit, orang kaya hingga artis dunia punya banyak cara untuk investasi jangka panjang, bunker. n afp/rtr/int/rmc
Editor : Moch Ilham