Pupuk Matahari Terbit, Bisa Jadi Solusi saat Petani Susah Cari Pupuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan CV. Sari Tani saat melakukan sosialisasi
Perwakilan CV. Sari Tani saat melakukan sosialisasi

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Kelangkaan pupuk acap kali terjadi ketika musim tanam tiba, meskipun stok tersedia, kadang petani harus riweh dengan kuota pupuk subsidi yang diberikan oleh Pemerintah.

Untuk menjawab permasalahan pupuk yang sering terjadi di kalangan masyarakat, Matahari Terbit CV. Sari Tani Gresik berkomitmen untuk membantu petani dengan cara mengenalkan produk mereka yakni pupuk Matahari Terbit di Kabupaten Bangkalan.

CV. Sari Tani tak langsung menjual pupuk mereka kepada petani, namun memberikan contoh langsung kepada Poktan (Kelompok Tani) agar menguji coba produk mereka (demonstration plot) di Desa Poter Kecamatan Tanah Merah.

Hasilnya dirasa cukup bagus untuk tanaman padi, hal itu dibuktikan langsung oleh Ketua Poktan Harapan Makmur 1 Agus Supriyadi, ia melakukan percobaan menggunakan pupuk matahari terbit, hasil pertaniannya memang lebih bagus.

“Iya warnanya juga lebih cerah dan bobotnya lebih bertambah. Jadi hasil produksinya itu lebih. Kalau sebelumnya saya panen satu hektarnya itu dapat lima ton, setalah pakai pupuk matahari terbit bisa dapat 6,6 ton,” ungkapnya.

Percobaan awal yang ia lakukan, dengan cara menanam benih sebanyak 5. Kg yang ditanam di lahan 2000 meter persegi.

Genderal Manajer CV. Sari Tani Gresik Erwin Haryanto, Mengatakan, kandungan dalam pupuk matahari terbit 15-15. Artinya lebih bagus dibandingkan pupuk subsidi yang hanya, 10, 8, dan 12.

“Pupuk matahari terbit ini untuk memperbagus hasil tani. Jadi kalau pakai pupuk matahari terbit Insyaallah daunnya itu tidak bakalan kuning, hijau terus. Apalagi buat padi, kami jamin hasilnya pasti bagus,” paparnya.

Selain itu, lanjut Erwin, hasil padinya juga akan bertambah. Yakni akan lebih banyak dan lebih padat.

Sementara, untuk harga pupuk matahari terbit, Erwin menjelaskan bahwa petani tidak perlu risau. Sebab, harga pupuk tersebut bersaing dengan harga pupuk di pasaran. Bahkan dengan pupuk subsidi. wah

Berita Terbaru

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mengantisipasi ancaman banjir dan genangan air menghadapi datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo,…

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Se Surabaya yang berlangsung Sabtu (3/10). Kegiatan ini m…

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petro Graha Medika (PGM) terus memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus merespons perkembangan dunia medis yang semakin d…

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui Project HDDAP (Horticulture Development in Dryland Areas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan…

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan…

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengusulkan kenaikan besaran santunan kematian bagi warga Kota Madiun dari sebelumnya Rp1 juta…