Permudah Akses Pertanian, Pemdes Sekargadung Bangun JUT dan Irigasi

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan JUT di Desa Sekargadung    masih dalam proses pengerjaan. SP/Grs
Pembangunan JUT di Desa Sekargadung    masih dalam proses pengerjaan. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Guna mempermudah akses jalan menuju pertanian, Pemerintah Desa  Sekargadung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik membangun jalan usaha tani (JUT) di lokasi persawahan Kramanan Kulon pada tahun anggaran 2024.

Tak hanya JUT, pemdes setempat juga telah membangun saluran irigasi dan pintu air yang terhubung dengan area persawahan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap penduduknya yang mayoritas bekerja sebagai petani dan petambak. 

Kepala Desa Sekargadung, Sumarto menjelaskan, pembangunan JUT ini dilaksanakan agar para petani tidak lagi kesulitan saat mengangkut hasil pertanian dengan menggunakan kendaraan roda empat.

"Selain bisa dilalui mobil, jalan usaha tani ini nantinya juga mempermudah petani saat membawa alat pertanian seperti combine, selep dan bajak singkal ke area persawahan," ujar Kades Sumarto, Senin (29/07/2024).

Sumarto membeberkan, pembangunan JUT yang tengah berlangsung di lokasi persawahan Kramanan Kulon ini bersumber dari Dana Desa tahap II dengan nilai Rp 78.784.000. Adapun volumenya yakni panjang 176 meter dan lebar 2,7 meter.

"Proses pembangunan JUT ini sepenuhnya melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. Mulai dari perencanaan dan pengerjaan tukang dan kuli seluruhnya memberdayakan warga kami," ungkapnya.

Perlu diketahui, Desa Sekargadung ini memiliki luas 83.976 hektar dan berada di tepi Bengawan Solo. Karena berdekatan dengan aliran sungai, maka pertanian padi di desa setempat bisa melakukan tiga kali masa tanam dalam setahun.

"Dengan pengairan yang cukup insyaallah tanam padinya bisa tiga kali dalam setahun. Di desa kami juga ada petani jagung dan petambak vanami, bandeng maupun nila. Jadi mayoritas penduduk kami ini petani dan petambak," ungkapnya.

Kades Sumarto menegaskan, pihaknya akan mengerjakan pembangunan JUT ini menggunakan bahan bangunan sesuai spesifikasi yang ada dalam RAB. Tentunya dengan menyesuaikan struktur tanah yang ada di sana.

"Kami pastikan pembangunan JUT ini sudah sesuai dengan RAB. Baik pondasi di sisi kiri dan kanan jalan akan kami perkuat dengan material bangunan yang berkualitas dan sesuai spesifikasi," pungkasnya..

Salah seorang petani bernama Samari mengaku senang dengan dibangunnya JUT di samping area sawahnya. Sebab, akses jalan nantinya bisa lebih padat dan tertata rapi.

"Dengan pembangunan JUT ini otomatis jalan di area sawah tertata rapi. Bisa memudahkan mengangkut diesel dan alat pertanian. Bahkan saat musim hujan tidak khawatir jalannya becek," ucap petani yang berkacamata ini. grs

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

  BLOCKCHAIN dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan mata uang kripto bukanlah …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …