Masyarakat Datangi Polres Blitar Kota untuk Pasang Kelengkapan Motor yang Terkena Tilang

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelanggar yang kena tilang saat pasang kelengkapan motornya. SP/Lestariono
Pelanggar yang kena tilang saat pasang kelengkapan motornya. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Senin (7/10) pagi, beberapa orang datangi Polres Blitar Kota sambil membawa peralatan seperti obeng dan tang untuk memasang onderdil dan kelengkapan asli motor yang kena tilang pada Sabtu (5/10) malam.

Hal itu seperti yang disampaikan Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Andreas Andang SH pada wartawan saat melihat mereka memasang perlengkapan motornya yang ditahan/terkena tilang di Polres Blitar Kota sejak Minggu kemarin.

"Memang pagi ini mereka tanpa diperintah datang sendiri atas kesadarannya untuk melengkapi kelengkapan motornya, ada yang merubah atau mengganti knalpotnya yang semula brong, tanpa lampu spion, roda motornya yang diperkecil, bahkan ada yang tanpa lampu sama sekali, termasuk melengkapi surat motornya (STNK) apalagi saat bawa motor tanpa STNK tanpa SIM, jadi motor tersebut kita lakukan tilang dan kandangkan motornya," ungkap AKP Andang didampingi Ipda Supriyadi.

Tampak mereka lakukan pembongkaran ada knalpot, benahi lampu, bahkan roda termasuk spion, dan memodifikasi demikian rupa motornya bagaikan motor balap.

"Saya terima kasih pak, atas teguran petugas atas kenakalan anak saya dalam mengendarai motor yang sudah diganti atau tidak komplit, ini untuk peringatan bagi kami sebagai orang tua, anak kami bawa motor dengan knalpot brong dan tanpa lampu reting (Sein), semoga tidak diulang lagi," kata Samsuri (55) warga Desa Gandusari Kab  Blitar saat menemani anaknya bongkar knalpot motornya.

Untuk diketahui dalam giat Patroli berskala besar oleh Polres Blitar Kota pada Sabtu (5/10) malam kemarin, petugas gabungan menjaring 91 ranmor roda dua, dengan berbagai pelanggaran, sekaligus menahan motor motor tersebut selain dikenakan tilang, juga menindak beberapa orang berupa Tipiring, karena membawa miras jenis arak.

"Hal ini terus kita laksanakan operasi selain patroli guna cegah kecelakaan, sekaligus untuk memberi rasa aman masyarakat ketika berkendaraan, juga jaga Kamtibmas dalam wilayah Blitar Kota, bagi yang terkena tilang tetap mengikuti prosedur sidang di PN," terang AKP Andang sambil memberi arahan pada beberapa remaja saat akan memasang perlengkapan motornya. Les

Berita Terbaru

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…