Ferrari 248 F1 yang Dikemudikan Legenda Michael Schumacher Siap Dilelang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ferrari 248 F1. SP/ JKT
Ferrari 248 F1. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - RM Sotheby, yang merupakan rumah lelang ternama di Kanada kembali menggelar pelelangan barang atau kendaraan bersejarah satu unit Ferrari 248 F1 yang pernah dikemudikan oleh legenda hidup Michael Schumacher rancangan desainer andal Aldo Costa, Selasa (22/10/2024).

Hal menariknya adalah jet darat ini dikendarai oleh ‘Schumi’ di musim terakhirnya bersama Ferrari pada tahun 2006 lalu, sebelum memutuskan pensiun dari dunia balap.

Lebih lanjut, 248 F1 merupakan mobil Ferrari bermesin V8 pertama yang berkompetisi di Formula 1 era modern. Berbekal mesin Type-056 V8 naturally-aspirated, jet darat ini dapat meledakkan tenaga mencapai 785 dk digabungkan dengan transmisi longitudinal gearbox limited-slip tujuh percepatan.

Mobil ini melakoni debutnya di lintasan pada 4 April 2006 di sirkuit Autodromo Vallelunga, Italia yang dikendarai oleh test driver Ferrari kala itu, Luca Badoer. Kemudian, 248 F1 melakoni tes pramusim dengan Michael Schumacher dan Felipe Massa dibalik kemudi.

Selama tes pramusim, 248 F1 berhasil menempuh total jarak sekitar 3.900 km. Mobil yang dilelang dengan kode sasis 254 melakoni debutnya pada putaran keempat kejuaraan 2006 di Imola, tepatnya San Marino Grand Prix.

Sedangkan selama musim berjalan, Michael Schumacher telah memenangkan sebanyak tujuh kali Grand Prix, 11 podium, tiga kali pole, dan empat kali fastest lap dengan mobil ini.

Sayangnya, RM Sotheby belum ungkapkan perkiraan harga untuk 248 F1. Mengingat mobil ini memiliki sejarah besar bagi legenda dari Jerman, harganya tentu akan ditawarkan selangit. Penawaran akan dibuka pada tanggal 14 November mendatang. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar bhipraya Open Chess…

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di kawasan Jalan Cimanuk, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger usai adanya kemunculans seekor…

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya penanganan aliran sungai dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi…

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…