Perluas Hutan Kota, Pemkab Sumenep Gencar Tanam Ribuan Pohon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep bersama Medco Energi Oil dan Gas menanam bibit pohon. SP/ SMP
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep bersama Medco Energi Oil dan Gas menanam bibit pohon. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya meningkatkan kualitas udara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan perusahaan minyak dan gas tengah gencar-gencarnya memperluas hutan kota setempat dengan melakukan gerakan tanam ribuan pohon. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sumenep Dewi Khalifah mengungkap, penanaman pohon yang bertujuan untuk memperluas hutan kota dan meningkatkan kualitas udara kota agar lebih bersih ini, salah satunya seperti yang dilakukan di Taman Potre Koneng.

"Ini kami lakukan karena saat ini Pemerintah Kabupaten Sumenep memiliki hutan kota sangat minim, sehingga perlu penambahan lahan, salah satunya dengan menanam pohon agar luas lahannya semakin bertambah," ujarnya, Kamis (07/11/2024).

Lebih lanjut, masih menurut Dewi, upaya untuk memperluas hutan kota tersebut sekaligus juga untuk menciptakan tempat yang teduh dan indah sebagai salah satu lokasi rekreasi bagi masyarakat.

“Kami berupaya membangun hutan kota, untuk menjaga keseimbangan ekosistem, menghasilkan udara bersih sekaligus menciptakan tempat yang teduh dan indah sebagai salah satu lokasi rekreasi bagi masyarakat," terangnya.

Karena itulah, bibit pohon yang ditanam di lahan hutan Kota bisa tumbuh subur, sehingga pihak terkait setelah penanaman untuk merawatnya, karena sangat penting guna memastikan pohon tumbuh sehat dan memberikan manfaat optimal di lingkungan Kota. 

“Kami mengajak masyarakat aktif menghijaukan kota melalui penanaman pohon, guna menciptakan ruang hijau yang menyegarkan serta meningkatkan kualitas udara,” katanya.

Sementara itu, sebagai informasi, kegiatan ini penanaman pohon berbunga di Taman Potre Koneng dan pohon keras sebagai upaya bentuk adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim. Yakni sebanyak 500 pohon dan Hutan Kota di Desa Torbang Kecamatan Batuan sebanyak 1.500 pohon. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…