Tekan Kenaikan Harga dan Inflasi, Disdag Kota Madiun Hadirkan Toko Acuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas beraktivitas di kios yang dijadikan toko acuan Dinas Perdagangan setempat di Pasar Sleko Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Petugas beraktivitas di kios yang dijadikan toko acuan Dinas Perdagangan setempat di Pasar Sleko Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam menekan kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional setempat sekaligus inflasi di Kota Madiun, Dinas Perdagangan (Disdag) menghadirkan toko acuan di Pasar Sleko.

Sedangkan untuk komoditas yang dijual pun juga cukup beragam. Diantaranya seperti, beras medium lokal, beras premium Bulog, minyak goreng, dan gula pasir. Selain itu, juga tersedia beras medium lokal kerja sama dengan penggilingan padi di Kota Madiun.

"Toko acuan ini bukan pesaing pedagang, karena kita menjual sesuai HET atau HAP. Kios ini untuk barometer harga di pasar tradisional. Artinya kios bisa menjadi parameter harga jual bahan kebutuhan pokok," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Ansar Rosidi, Minggu (23/02/2025).

“Sehingga pedagang tidak menjual dengan harga yang terlalu tinggi. Harapannya, inflasi di Kota Madiun bisa terkendali,” imbuhnya.

Untuk mengoptimalkan toko acuan tersebut, Disdag Kota Madiun bekerja sama Dinas Perdagangan, Bulog, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Sehingga, toko acuan juga bisa menjadi acuan masyarakat untuk memantau pergerakan harga, utamanya memasuki momentum bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah yang biasanya terjadi fluktuasi harga bahan pokok.

"Patokannya, ketika di toko acuan sepi berarti harga di pasaran sekitar sedang murah, begitu juga sebaliknya. Jadi ini bisa menjadi salah satu indikator," kata dia.

Ansar menyebut keberadaan toko acuan juga mendapat respon baik pedagang. Sebab, toko acuan juga bisa bertindak sebagai grosir kepada pedagang. Artinya, toko acuan bisa menjadi tempat kulakan para pedagang.

Sebagai informasi, toko acuan tersebut sudah aktif sekitar akhir tahun 2024. Sementara ini baru tersedia di Pasar Sleko. Dan diharapkan dapat merambah ke pasar tradisional lain. Seperti Pasar Besar Madiun dan Pasar Srijaya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Antisipasi Penipuan dan Janji Palsu dalam Proses Rekrutmen Penerimaan Pegawai KAI, Murni Tanpa Pungutan/Biaya

Antisipasi Penipuan dan Janji Palsu dalam Proses Rekrutmen Penerimaan Pegawai KAI, Murni Tanpa Pungutan/Biaya

Kamis, 05 Nov 2026 13:39 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan seluruh proses…

Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar Lakukan Inspeksi Angkutan Umum

Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar Lakukan Inspeksi Angkutan Umum

Kamis, 05 Nov 2026 13:36 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Ditlantas Polda Jatim berkolaborasi bersama Satlantas Polres Blitar dan stakeholder terkait melakukan inspeksi dan rampchek angkutan…

CSAP Catat Penjualan Rp14,3 Triliun, Bidik Pasar Renovasi Rumah di Kawasan Surabaya Timur

CSAP Catat Penjualan Rp14,3 Triliun, Bidik Pasar Renovasi Rumah di Kawasan Surabaya Timur

Kamis, 05 Nov 2026 13:25 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Potensi pasar perlengkapan dan bahan bangunan di Surabaya Timur semakin menarik perhatian pelaku ritel modern. Pertumbuhan kawasan h…

Siapkan Pembangunan Ulang Jembatan Koncer 2027, Pemkab Bondowoso Alokasikan Rp20 Miliar

Siapkan Pembangunan Ulang Jembatan Koncer 2027, Pemkab Bondowoso Alokasikan Rp20 Miliar

Kamis, 05 Nov 2026 13:15 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Melihat sejumlah kondisi bangunan yang dinilai sudah mengalami kerusakan berat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mulai…

Viral! Kemunculan Buaya 2,2 Meter saat Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Viral! Kemunculan Buaya 2,2 Meter saat Banjir Lahar Semeru di Lumajang

Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Kemunculan seekor buaya saat banjir lahar Gunung Semeru kembali menggegerkan warga di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian,…

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga di Kediri Rusak hingga Ambruk

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga di Kediri Rusak hingga Ambruk

Kamis, 05 Nov 2026 12:44 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak 86 rumah warga di Dusun Kepung Barat, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, baru saja diterjang angin puting beliung,…