Dukung Program Pemerintah Pusat, Pemdes Mulyodadi Gelar Musdessus Ketahanan Pangan

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan musdessus program ketahanan pangan di pendopo kantor Desa Mulyodadi. SP/JUM
Pelaksanaan musdessus program ketahanan pangan di pendopo kantor Desa Mulyodadi. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Mulyodadi, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo terus mengawal program - program pembangunan yang di canangkan pemerintah pusat. Untuk itu, Pemdes Mulyodadi menggelar musyawarah desa khusus (musdessus) program ketahanan pangan.

Acara diselenggararakan di pendopo kantor desa setempat, pada Jumat (9/5/2025) tersebut diikuti puluhan warga, mulai dari petani, kelompok tani hingga tokoh agama, tokoh masyarakat dan lembaga desa.

” Mulai dari BPD (badan permusyawaratan desa), tokoh masyarakat, lembaga, kelompok tani, Hippa (himpunan petani pemakai air) RT, RW dan sebagainya,” kata Kades Mulyodadi, Slamet Priyanto, SH, saat ditemui Surabaya Pagi di kantornya, Rabu (14/5/2025).

Musdessus dihelat sebagai bentuk dukungan desa pada pemerintah pusat yang berencana meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Karena itu, dari musdessus itu nantinya diharapkan bakal ada tindak lanjut pemerintah pusat sehingga pembangunan fisik sarana dan prasarana program ketahanan pangan bisa ditingkatkan.

”Sekaligus mendukung program pemerintah, swasembada pangan seiring dengan program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu, Kades Slamet Priyanto, juga menyampaikan bahwa, program ketahanan pangan adalah program prioritas desa. Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan pangan, tetapi juga tentang penggerak ekonomi lokal dan mendukung program pemerintah untuk menjadikan desa swasembada pangan yang lebih lagi.

"Musyawarah ini bertujuan untuk menetapkan program strategis yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kemandirian pangan lokal," sampainya.

Dengan adanya Musdesus ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.

"Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan," pungkasnya. zam/jum

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…