Serapan Gabah di Jombang Tembus Target 100 Persen, Realisasi Terbaik se-Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para petani di Jombang sedang menanam padi. SP/ JBG
Ilustrasi. Para petani di Jombang sedang menanam padi. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto mencatat sekaligus mengapresiasi serapan gabah dan beras petani di Kabupaten Jombang, mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan hingga akhir April 2025 lalu. 

Capaian ini menempatkan Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto sebagai yang terbaik dalam realisasi serapan di Jawa Timur, dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jombang.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kinerja BULOG Cabang Mojokerto dalam melaksanakan penyerapan gabah dan beras petani Jombang," ujar Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, Kamis (19/06/2025).

Tentu saja, apresiasi ini menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam mendukung petani lokal. Pasalnya, hingga 30 April 2025, total serapan yang dicapai Bulog Mojokerto mencapai 47.953 ton setara beras atau melampaui target awal sebesar 47.220 ton. 

"Sekali lagi terima kasih Bapak Bupati Jombang yang telah memberikan penghargaan kepada kami. Alhamdulillah, penyerapan gabah dan beras petani mencapai 47.953 ton atau sudah terealisasi 100 persen, bahkan melebihi target," ujarnya.

Rincian capaian tersebut meliputi penyerapan gabah sebesar 44.272 ton dan beras sebanyak 24.320 ton. Semua dilakukan dengan mengacu pada harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).

Hingga pertengahan Juni 2025, angka penyerapan terus meningkat. BULOG Mojokerto tercatat telah menyerap total 54.000 ton atau sekitar 115 persen dari target awal.

"Meskipun sudah mencapai 100 persen, kami masih terus melakukan serapan gabah dari petani. Ini sesuai dengan program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung swasembada beras," ucap Husin. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…