Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kekeringan krisis air bersih di jombang. SP/JBG
Ilustrasi. Kekeringan krisis air bersih di jombang. SP/JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang melanda warga di Dusun Bodo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno yang terpaksa memanfaatkan air dari saluran irigasi pertanian karena pasokan air sumur warga telah mengering drastis, Kamis (08/10/2026).

Pasalnya, penurunan curah hujan yang signifikan menyebabkan elevasi air tanah menyusut hingga sumur-sumur gali milik warga setempat tidak lagi mengeluarkan air. Bahkan, sumur warga yang biasanya menjadi penopang utama kebutuhan air bersih harian kini telah mengering total. 

Oleh karenanya, sejumlah warga mencari alternatif sumber air lain di sekitar permukiman, salah satunya lewat saluran irigasi yang biasanya diperuntukkan bagi pengairan lahan pertanian kini menjadi tumpuan utama masyarakat sekitar. Aliran air di saluran irigasi menjadi satu-satunya opsi yang tersisa bagi warga di lokasi tersebut. 

Walaupun kualitas air irigasi tidak sebersih air sumur, warga tetap mengambilnya demi menyambung kelangsungan aktivitas rumah tangga sehari-hari. Setiap pagi dan sore hari, warga mendatangi pinggiran saluran irigasi dengan membawa berbagai macam wadah penampungan. Proses pengambilan air dilakukan secara berulang mengingat jarak antara pemukiman dan lokasi aliran air irigasi membutuhkan usaha ekstra.

Mengingat kondisi fisik air irigasi yang keruh dan bercampur sedimen tanah, warga tidak langsung menggunakannya untuk konsumsi minum atau memasak. Sebagian warga memilih mengendapkan air tersebut terlebih dahulu sebelum dipakai untuk mencuci. Untuk kebutuhan konsumsi minum dan memasak, warga tidak berani menggunakan air dari saluran irigasi tanpa pengolahan khusus. Warga berupaya mendapatkan air minum dari sumber lain atau bantuan distribusi air yang terbatas.

Masyarakat di Desa Grobogan sangat mengharapkan adanya bantuan distribusi air bersih secara berkala dari pihak terkait. Pasokan armada tangki air bersih dinilai menjadi solusi mendesak untuk meringankan beban warga di tengah krisis kekeringan. Sementara itu, pemetaan wilayah rawan krisis air serta penyaluran bantuan pasokan air bersih menjadi langkah krusial yang ditunggu oleh warga terdampak. jb-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…