Laba Gudang Garam Merosot, Ribuan Buruh di PHK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beredar video viral ribuan buruh yang bekerja di Gudang Garam di Kabupaten Kediri, terkena PHK.
Beredar video viral ribuan buruh yang bekerja di Gudang Garam di Kabupaten Kediri, terkena PHK.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dilansir dari laporan keuangan per Juni 2025, Minggu (7/9/2025), laba bersih Gudang Garam tercatat Rp 117,16 miliar sepanjang semester I 2025, merosot sampai 87,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 925,51 miliar.

Sementara, pendapatan Gudang Garam turun 11,29% menjadi Rp 44,36 triliun hingga akhir Juni 2025, dari sebelumnya Rp 50,01 triliun pada semester I 2024.

Biaya pokok pendapatan Gudang Garam sendiri sebetulnya sudah turun menjadi hanya Rp 40,58 triliun di akhir Juni 2025 dari sebelumnya tercatat mencapai Rp 44,95 triliun di periode yang sama pada tahun 2024.

Total liabilitas perusahaan pada semester I 2025 tercatat sebesar Rp 18,72 triliun, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 23,92 triliun.

Lalu, total ekuitas tercatat sebesar Rp 61,07 triliun di semester I 2025, turun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 61,91 triliun.

Praktis, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat penurunan laba bersih seiring pergantian tahun. Penurunan kinerja keuangan pun berdampak signifikan pada pemiliknya, yakni Susilo Wonowidjojo.

Mengutip dari Forbes, kekayaan Susilo Wonowidjojo terus menyusut seiring menurunnya kinerja keuangan Gudang Garam. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 2,9 miliar atau sekitar Rp 47,03 triliun (asumsi kurs Rp 16.218).

Dan jika ditarik tujuh tahun terakhir, kekayaan Susilo Wonowidjojo merosot dalam. Di tahun 2018, kekayaan pemilik perusahaan tembakau ini tercatat sebesar US$ 9,2 miliar atau sekitar Rp 149,17 triliun.

Artinya jika dikalkulasikan, kekayaan Susilo Wonowidjojo menguap sebesar Rp 102,15 triliun sepanjang tujuh tahun terakhir. Penyusutan kekayaan Susilo Wonowidjojo sejalan dengan rontoknya keuangan Gudang Garam.

Mengutip laporan keuangan interim perusahaan di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Gudang Garam mengalami penyusutan laba bersih. Di kuartal I 2025, Gudang Garam membukukan laba bersih sebesar Rp 104,43 miliar, merosot 82,46�ri Rp 595,57 miliar di periode yang sama tahun 2024.

Pendapatan perseroan juga tercatat merosot, dari Rp 26,26 triliun di kuartal I 2024 menjadi Rp 23,06 triliun di tiga bulan pertama 2025. Biaya pokok pendapatan Gudang Garam juga menyusut menjadi Rp 21,06 triliun dari Rp 23,47 triliun.

Ekuitas perseroan naik tipis menjadi Rp 62,02 triliun dari Rp 61,91 triliun di akhir tahun 2024. Kemudian jumlah utang atau liabilitas, Gudang Garam mencatat penyusutan dari Rp 23,02 triliun hingga akhir 2024, menjadi Rp 22,37 triliun di kuartal I 2025.

Kemudian total aset Gudang Garam juga tercatat menciut, dari Rp 84,93 triliun menjadi Rp 84,39 triliun di kuartal I 2025.

 

Video Ribuan Buruh Rokok PHK

Pekan ini, Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan ribuan buruh rokok kena PHK.

Kalangan buruh buka suara terkait kabar viral mengenai adanya pemutusan hubungan kerja di PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Banyak pegawai yang akhirnya terkena PHK akibat kebijakan perusahaan.

 Raksasa rokok asal Kediri, Gudang Garam dikait-kaitkan dengan video tersebut.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan soal kabar PHK tersebut. Yang jelas, di video itu terlihat para buruh memakai seragam merah berpadu biru dongker dengan logo Gudang Garam di bagian dada.

Kalangan buruh buka suara terkait kabar viral mengenai adanya pemutusan hubungan kerja di PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Banyak pegawai yang akhirnya terkena PHK akibat kebijakan perusahaan.

 

Penjelasan Presiden KSPI

"Saya baru dapat info dari anggota KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia). Sedang di cek ulang," kata Presiden KSPI Said Iqbal kepada CNBC Indonesia, Sabtu (6/9/2025).

Bila benar terjadi PHK di PT Gudang Garam Tbk (GGRM), maka ini membuktikan daya beli masyarakat masih rendah sehingga produksi menurun. Akibatnya pengurangan pegawai tidak terhindarkan.

"Juga disebabkan pasokan tembakau terbatas dan PT Gudang Garam dalam produk rokoknya kurang mengikuti trend perubahan zaman dan tidak inovatif sehingga rokoknya kurang dapat bersaing di pasaran," sebut Said Iqbal.

Kondisi itu makin diperparah dengan penambahan pajak serta cukai rokok yang semakin mahal.

"Ribuan buruh rokok pt gudang garam ter-PHK, dan puluhan ribu buruh lainnya juga akan ter-PHK seperti buruh tembakau, logistik, supir, pedagang kecil, supplier, pemilik kontrakan dan lain-lain," ujar Said Iqbal.

Bisa jadi ratusan ribu buruh berpotensi kehilangan pekerjaan, sehingga perlu ada langkah konkrit. n erc/jk/can/cnbc/rmc

Berita Terbaru

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…