Tanam 500 Bibit Pohon, Pemkab Ponorogo dan Warga Desa Plalangan Antisipasi Potensi Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forkopimda bersama plt bupati ponorogo lakukan reklamasi bekas tambang galian c. SP/ PNG
Forkopimda bersama plt bupati ponorogo lakukan reklamasi bekas tambang galian c. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai bentuk antisipasi cuaca ekstrem hingga bencana akibat aktivitas pertambangan dilakukan aktivis lingkungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama warga Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, menggelar tanam pohon bersama melalui aksi reklamasi di sempadan sungai, kemarin.

Diketahui Desa Plalangan mempunyai jumlah warga sekitar 5000 an warga. Dan disana terdapat beberapa tambang, baik itu legal maupun ilegal. Sehingga, dengan adanya gerakan penanaman pohon tersebut bertujuan memperkuat struktur tanah serta menekan risiko longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Ponorogo.

“Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi bencana banjir dan longsor di wilayah terdampak tambang maupun lainnya,” ungkap Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Jumat (19/12/2025).

Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita mengatakan adanya reklamasi bermanfaat. Terlebih di sempadan sungai. Hari ini tadi, jelas dia, menanam pohon buah maupun pohon berjenis keras.

“Kalau pohon buah, waktu panen bisa dinikmati masyarakat,” terang orang nomor satu di Bumi Reog ini.

Selain itu, aktivis lingkungan Ahmad Subekik mengaku sengaja menanam di Sempadan Sungai. Tujuannya agar aman, karena memang sempadan sungai yang ditanam merupakan bekas dan terdampak tambang. “Jangan sampai bencana di Sumatera terjadi di sini. Ini juga pengingat jangan sembarangan menambang,” pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…