Jadi Hub Angkutan Wisata, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fungsi Terminal Sasak Perot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana di Terminal Sasak Perot sebagai hub angkutan pariwisata, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Suasana di Terminal Sasak Perot sebagai hub angkutan pariwisata, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bakal komitmen mengoptimalkan fungsi Terminal Sasak Perot sebagai hub angkutan pariwisata yang berada di Jalan Kuntulan tersebut mulai ditingkatkan secara bertahap mulai dari sarana dan prasarana penunjang sektor pariwisata. 

Pasalnya, Banyuwangi kini telah dikenal sebagai daerah tujuan wisata. Karena itu, sektor transportasi harus mampu mendukung perkembangan pariwisata. Dimana Terminal Sasak Perot yang akan dikembangkan menjadi pusat transit menuju berbagai destinasi wisata, seperti Kawah Ijen. Sehingga, hub menuju Kawah Ijen dan pelayanan Stasiun Banyuwangi yang akan semakin berkembang.

“Sebagai daerah wisata tentunya kita harus menunjang program dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang payung besarnya adalah pariwisata,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, Jumat (23/01/2026).

Lebih lanjut, untuk perbaikan fasilitas di kawasan Terminal Sasak Perot dilakukan secara bertahap, mulai dari akses jalan, bangunan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Saat ini, jalan di dalam area terminal telah diganti dengan paving block.

“Dengan pemasangan paving ini, Terminal Sasak Perot mulai tampak lebih baik dan tentunya ramah bagi pengunjung. Gedungnya juga akan kita usulkan untuk dilakukan penataan agar lebih nyaman,” jelasnya.

Dan ke depan, terminal ini akan dimanfaatkan oleh seluruh moda transportasi pendukung sektor pariwisata, baik angkutan konvensional seperti angkot (lin) maupun angkutan daring. Terminal Sasak Perot juga akan difungsikan sebagai lokasi transit kendaraan pariwisata dari dan menuju berbagai destinasi wisata di Banyuwangi. Pasalnya, selama ini Terminal Sasak Perot hanya dimanfaatkan oleh angkutan konvensional dan kondisinya dinilai kurang nyaman bagi wisatawan.

“Terminal Sasak Perot yang selama ini hanya dimanfaatkan angkutan konvensional akan kita aktifkan lagi agar bisa melayani semua, termasuk wisatawan,” pungkas Komang. by-02/dsy

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…