Dinkes Inspeksi Kualitas Lingkungan Stasiun dan Terminal Kota Madiun Jelang Mudik Lebaran 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Kesehatan membawa sampel air dari Stasiun Kereta Api Kota Madiun untuk dicek lebih lanjut. SP/ MDN
Petugas Dinas Kesehatan membawa sampel air dari Stasiun Kereta Api Kota Madiun untuk dicek lebih lanjut. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memastikan jelang masa angkutan mudik lebaran 2026 aman dan nyaman, Dinkes Kota Madiun melakukan inspeksi kesehatan lingkungan di sejumlah fasilitas transportasi umum. Kegiatan tersebut dilakukan di Stasiun Kereta Api Kota Madiun dan Terminal Purboyo Kota Madiun, kemarin yang memang merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang arus mudik Lebaran. 

“Kegiatan ini kurang lebih sama seperti yang dilakukan teman-teman setiap tahunnya. Kami melakukan inspeksi kesehatan lingkungan yang didalamnya ada pengukuran kualitas udara, air dan pangan,” ujar Staf Kesehatan Lingkungan Dinkes Jatim Yenni Dwi Kurniawaty, Rabu (11/03/2026).

Di stasiun dan terminal tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah fasilitas, seperti tempat usaha makanan dan mengambil beberapa sampel makanan, toilet, ruang kesehatan, pemeriksaan APAR (alat pemadam api ringan), serta fasilitas lainnya. Selain itu pada dua dua lokasi itu, petugas juga melakukan pengukuran kualitas udara dan membawa sampel air.

Sementara itu, untuk di Terminal Purboyo terdapat 15 pelaku usaha pangan yang menjual makanan siap saji maupun kemasan. Untuk alat yang digunakan saat inspeksi tersebut, hanya untuk pemeriksaan cepat. Sehingga hasilnya masih bersifat sementara. 

“Dari total pelaku usaha pangan itu, kami target di empat pelaku usaha siap saji saja, ini karena memang yang berpotensi adanya cemaran. Namun, apakah hasilnya positif atau negatif, nanti akan diproses di Dinkes dan Puskesmas. Apabila nanti ditemukan ada indikasi yang tidak sesuai dengan standar, maka sampel akan dikonfirmasi kembali melalui pemeriksaan di laboratorium terakreditasi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan cepat, kualitas udara di Terminal Purboyo masih memenuhi standar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh jumlah bus yang tidak terlalu banyak serta ventilasi yang dinilai cukup baik. Pasalnya, langkah ini penting dilakukan karena pada masa mudik masyarakat akan lebih banyak menggunakan transportasi umum seperti kereta api dan bus. Dan nantinya, untuk hasil pemeriksaan akan disampaikan dalam bentuk rekomendasi kepada pengelola stasiun maupun terminal. md-02/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…