Gus Qowim: Halal Bihalal Momentum Saling Memaafkan dan Perkuat Kebersamaan Membangun Kota

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin memberikan tausiyah dalam kegiatan Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kediri yang diselenggarakan di Hutan Joyoboyo Kota Kediri, Minggu (5/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim menegaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang menjadi sarana mempererat persaudaraan di tengah berbagai perbedaan.

"Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, dari sebuah perbedaan terkadang muncul salah, hilaf, maupun ketidaknyamanan dalam pergaulan sehari-hari. Melalui halal bihalal ini, kita dapat berkumpul, bersatu, dan saling maaf-memaafkan. Inilah hal yang luar biasa,” ujar Gus Qowim.

Menurutnya, momentum setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama bulan suci. Ia menjelaskan bahwa setiap amal saleh yang dilakukan di bulan Ramadan, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, serta berbagai kebaikan lainnya, dicatat dengan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT.

Gus Qowim juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga diperlukan kewaspadaan agar tidak mudah tergelincir. Ia mengajak seluruh keluarga besar PKS untuk terus memohon hidayah, inayah, dan pertolongan Allah SWT agar mampu menjalani kehidupan dengan penuh kebaikan dan keberkahan.

Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Maka kita memohon kepada Allah SWT agar seluruh keluarga besar PKS Kediri senantiasa mendapat hidayah dan kekuatan, sehingga mampu menjalani hidup dengan penuh kebaikan dan keberkahan,” ungkapnya.

Di akhir tausiyahnya, Gus Qowim mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kerja sama, saling memberikan masukan, serta berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi kemaslahatan masyarakat. Ia berharap silaturahim yang telah terjalin dapat terus dijaga sebagai modal bersama dalam mewujudkan Kota Kediri yang lebih baik.

Hadir pula, Ketua DPD PKS Kota Kediri Roby Purnawirawan, anggota DPRD Kota Kediri Ayub Wahyu dan Mukti Wibowo, dan seluruh anggota PKS Kota Kediri. Adv/kominfo

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…