Targetkan Penurunan Stunting: SPPG Lumajang Bertambah, Akses MBG Ikut Merata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang Indah Amperawati (tengah).  SP/ LMJ
Bupati Lumajang Indah Amperawati (tengah).  SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui pemenuhan gizi anak terus dipercepat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen akan meningkatkan sumber daya manusia, salah satunya dengan menekan angka stunting dan penguatan generasi sehat Indonesia melalui pengembangan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang menjadi infrastruktur kunci dalam implementasi program makan bergizi gratis. 

Kehadiran dapur SPPG ini memperluas jangkauan layanan gizi bagi siswa sekaligus memperkuat distribusi makanan sehat yang terstandar, salah satunya peresmian SPPG Citrodiwangsan 5. Dan hingga kini, lebih dari 70 dapur SPPG telah beroperasi di Lumajang, dengan sejumlah lainnya dalam tahap pembangunan. 

“Semakin banyak dapur yang beroperasi, semakin luas jangkauan layanan gizi bagi anak-anak. Ini penting untuk memastikan pemerataan,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, Senin (27/04/2026).

Secara nasional, pemenuhan gizi anak menjadi prioritas utama dalam pembangunan, terutama untuk menekan angka stunting yang ditargetkan turun signifikan dalam RPJMN. Dan dalam konteks tersebut, keberadaan SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi, tetapi juga sebagai simpul pengendalian kualitas pangan, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi ke penerima manfaat.

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Standar kebersihan, kandungan gizi, dan proses penyajian harus dijaga secara ketat,” tegasnya.

Sehingga, dalam pengelolaan SPPG juga memerlukan tata kelola yang profesional, mengingat kompleksitas operasional dan tanggung jawab yang diemban. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan pengawasan berlapis, baik melalui pemantauan langsung maupun sistem digital. “Pemantauan dilakukan setiap hari, termasuk melalui sistem online, untuk memastikan kualitas tetap terjaga,” imbuhnya.

Langkah ini mencerminkan sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas nasional. Selain berdampak pada kesehatan, program makan bergizi gratis juga berkontribusi pada peningkatan konsentrasi belajar siswa serta pembentukan pola makan sehat sejak dini. Dalam jangka panjang, hal ini menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. lj-03/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…