Perketat Pengawasan Hantavirus, Dinkes: Belum Ditemukan Kasus Positif di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh. SP/ SBY
Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penyebaran potensi kasus hantavirus yang membuat resah masyarakat Indonesia, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus tersebut. Meski demikian, hingga saat ini pihaknya menyebut belum ditemukan kasus positif hantavirus yang terkonfirmasi di Surabaya..

Perlu diketahui, jika penyakit hantavirus bukan merupakan penyakit baru karena virus tersebut sudah lama dikenal di dunia medis dengan penularan berasal dari tikus, namun kasusnya bersifat sporadik sehingga belum menimbulkan lonjakan kasus seperti penyakit menular lainnya.

“Hantavirus ini sebenarnya bukan penyakit baru. Sudah lama ada dan penularannya dari tikus. Sampai sekarang di Surabaya juga belum ada kasus yang terbukti positif,” jelas Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh, di Surabaya, Minggu (10/05/2026).

Sementara itu, terkait gejala hantavirus kerap menyerupai flu biasa atau common cold sehingga masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu merasa khawatir berlebihan. Menurutnya, langkah paling penting saat ini adalah memperkuat deteksi dini dan menjaga daya tahan tubuh.

Sebagai bentuk antisipasi, Dinkes Surabaya mendorong pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik, seperti bandara, pelabuhan, dan jalur transportasi darat kembali diaktifkan menggunakan alat pemindai suhu elektronik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini masyarakat yang mengalami kondisi kesehatan tidak normal. Selain itu, masyarakat juga diimbau kembali menerapkan kebiasaan hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, istirahat cukup, hingga menggunakan masker saat berada di ruang tertutup atau keramaian.

Di sisi lain, hingga kini pemerintah daerah masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme skrining hantavirus. “Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait skrining. Namun, Pemkot Surabaya tetap aktif berkoordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi,” katanya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…