Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, seorang ibu yang digambarkan mengalami penuaan dari usia 40 hingga 60 tahun.

Penampilan Nirina menarik perhatian saat gala premiere film tersebut di Pakuwon Mall, Surabaya, Kamis (18/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan tantangan utama selama proses syuting adalah penggunaan makeup prostetik untuk menggambarkan karakter lansia.

“Challenging ya, karena makeup-nya lama sekali. Saya memerankan karakter yang usianya belum di situ, sampai 60–70 tahun,” ujar Nirina.

Menurutnya, tantangan tidak hanya pada perubahan fisik, tetapi juga pendalaman karakter sebagai seorang ibu dengan emosi dan ketulusan yang kuat.

Film Jangan Buang Ibu mengangkat tema hubungan keluarga, khususnya dinamika antara orang tua dan anak di tengah kesibukan. Cerita berfokus pada sosok Ristiana yang harus menghadapi perubahan hubungan dengan anak-anaknya seiring bertambahnya usia.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026, bertepatan dengan libur sekolah.

Selain Nirina Zubir, film ini juga dibintangi sejumlah aktor seperti Dwi Sasono, Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, dan Saskia Chadwick. Film ini disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan diproduseri Agung Saputra.

Gala premiere di Surabaya turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan tokoh nasional Dahlan Iskan. Dalam kegiatan tersebut, pihak penyelenggara juga mengundang sejumlah lansia dari panti jompo untuk menyaksikan film bersama.

Film ini juga telah diputar dalam rangkaian gala premiere di sejumlah kota di Indonesia sejak akhir Mei 2026.

Secara garis besar, film Jangan Buang Ibu mengisahkan Ristiana, seorang ibu tunggal yang membesarkan tiga anaknya di tengah keterbatasan ekonomi. 

Seiring waktu, hubungan keluarga mereka mengalami perubahan yang memunculkan konflik dan jarak emosional.

Melalui cerita tersebut, film ini menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua serta menghargai waktu bersama keluarga.

Tag :

Berita Terbaru

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga Lamongan harus berbahagia, pasalnya hidup di Kabupaten Lamongan dapat dikatakan aman dari pertikaian sebagai akibat dari…

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Ambisi Persela Lamongan untuk mengudeta Deltras FC dari puncak klasemen Grup B Liga 2 Championship harus pupus. Gol penyeimbang A…

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perjuangan seorang perempuan untuk bangkit dari hubungan rumah tangga yang tidak sehat, menghadapi trauma, hingga melawan stigma s…

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembongkaran total sisa bangunan liar (bangli) terakhir yang berdiri di lahan proyek r…