Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. SP/foto: Pemkot Malang
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. SP/foto: Pemkot Malang

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi antar organisasi perangkat daerah dalam melakukan pembinaan hingga penegakan hukum terhadap pelaku usaha pariwisata.

Pasalnya, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, perkembangan investasi dan usaha di bidang tersebut harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, yang diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kepariwisataan dan Penguatan Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah yang digelar oleh Satpol PP Kota Malang.

“Investasi sangat penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan pendapatan daerah. Tetapi seluruh pelaku usaha juga harus memenuhi persyaratan dan legalitas yang ditetapkan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Selasa (23/06/2026).

Lebih lanjut, menurut Wahyu, upaya tersebut juga sejalan dengan strategi Pemkot Malang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program 1.000 event dan pengembangan sport tourism. Sehingga, melalui KOLAK MANIS, Pemkot Malang berharap tercipta mekanisme penegakan perda yang lebih efektif dengan dukungan koordinasi lintas sektor.

Program ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat dasar teknis dalam setiap langkah pembinaan maupun penertiban sehingga dapat meminimalkan potensi sengketa hukum dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga kualitas serta citra positif pariwisata Kota Malang. Dengan langkah tersebut, Pemkot Malang berharap tata kelola sektor pariwisata semakin profesional, transparan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…