Momentum Libur Sekolah, Dispendik Surabaya Ajak Isi dengan Kegiatan Kerja Bakti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kegiatan kerja bakti di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya
Salah satu kegiatan kerja bakti di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti momentum libur sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat turut mengajak sekolah menjalankan instruksi pemerintah pusat dengan menggelar kerja bakti dalam Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indonesia) guna menata kembali sarana dan prasarana pendidikan agar lebih layak dan nyaman digunakan.

Diketahui, untuk periode libur sekolah yang berlangsung pada (2206/2026) hingga (11/07/2026) menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan sekolah. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru dijadwalkan kembali dimulai pada Senin, (13/07/2026).

“Kami mendorong sekolah memanfaatkan libur ini untuk kerja bakti dalam Gerakan Indonesia ASRI. Lingkungan sekolah harus benar-benar siap menyambut tahun ajaran baru,” ujar Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati, Minggu (28/06/2026).

Oleh karenanya, pihaknya mulai gencar melakukan kerja bakti dari pembersihan gudang yang masih menyimpan barang tidak terpakai, penataan ruang-ruang yang semrawut, hingga optimalisasi area sekolah yang belum tertata dengan baik. Selain itu, bangunan sekolah juga menjadi perhatian, mulai dari pengecatan ulang dinding yang kusam, perbaikan saluran air, hingga penanganan fasilitas yang terdampak cuaca hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Selain itu, ruang terbuka hijau seperti taman, kebun sekolah, dan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam juga diharapkan dapat dibersihkan dan dikembangkan, termasuk sarana pendukung seperti kolam ikan dan fasilitas lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai, lingkungan sekolah yang bersih, asri, dan tertata akan berdampak langsung pada kesiapan belajar siswa. “Dengan lingkungan yang lebih segar dan nyaman, kami berharap siswa dapat kembali belajar dengan suasana yang lebih kondusif dan optimal,” katanya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…