Selama Libur Sekolah, Dispendukcapil Ponorogo Batasi Antrean Layanan Adminduk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga mengantre untuk mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dispendukcapil Ponorogo. SP/ PNG
Sejumlah warga mengantre untuk mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dispendukcapil Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selama libur sekolah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo membatasi jumlah antrean pelayanan administrasi kependudukan menyusul lonjakan pemohon yang mencapai 30 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa. Dan untuk peningkatan jumlah pemohon didominasi pelajar yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

"Kami memang memiliki kapasitas pelayanan. Agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama, kami menerapkan SOP pelayanan maksimal 20 menit. Kalau antrean sudah mencapai 150 nomor, terpaksa kami tutup karena kapasitas ruang pelayanan juga terbatas," ujar Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Ponorogo Dhutarso Aviantoro, Selasa (07/07/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan jumlah pemohon pada hari biasa berkisar 300 orang per hari. Selama libur sekolah, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 400 hingga 450 orang per hari. Dan untuk layanan perekaman KTP-el menjadi yang paling banyak diminati dengan rata-rata 120 hingga 130 pemohon setiap hari.

Sebagian besar pemohon merupakan pelajar yang baru berusia 17 tahun dan membutuhkan KTP-el sebagai syarat mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun keperluan administrasi lainnya. Sehingga, lonjakan pemohon tersebut menyebabkan sebagian warga tidak dapat dilayani karena kuota antrean harian telah habis sejak pagi.

Salah seorang warga Kecamatan Sukorejo, Kurniawan Dwi mengaku datang untuk melakukan perekaman KTP-el saat libur sekolah. Namun, setibanya di kantor Dispendukcapil, nomor antrean sudah habis. "Datang mau rekam KTP, tapi ternyata antreannya sudah penuh," ujarnya.

Oleh karenanya, Dispendukcapil juga tururt mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan di luar masa puncak atau datang lebih awal agar memperoleh nomor antrean sesuai kuota pelayanan harian. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…