Pangkas Rantai Distribusi Beras, Pemkab Bangkalan Gencarkan Program 'Beras Desa'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Bangkalan Lukman Hakim. SP/ BGK
Bupati Bangkalan Lukman Hakim. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Melalui program 'beras desa', Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, berupaya memangkas rantai distribusi beras di wilayah tersebut, sekaligus sebagai langkah strategis Pemkab Bangkalan dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan hilirisasi hasil pertanian. Pasalnya, hasil pertanian padi di Kabupaten Bangkalan selama ini sangat melimpah, akan tetapi harga beli beras mahal.

"Melalui program ini Pemkab Bangkalan mendorong petani agar mampu mengelola hasil panen hingga tahap pengolahan, pemasaran, dan penjualan beras secara mandiri sehingga nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati langsung oleh masyarakat Bangkalan," ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Kamis (09/07/2026).

Oleh karena itu, Pemkab Bangkalan memandang perlu agar proses produksi hasil pertanian padi para petani Bangkalan diproses di Kabupaten Bangkalan. "Ini terjadi, karena petani menjual gabah luar Madura. Di sana dilakukan penggilingan, lalu berasnya kembali dijual ke Bangkalan, sehingga harga beras sangat mahal," katanya.

Sehingga, dengan adanya kehadiran fasilitas pengolahan beras di tingkat desa tersebut diharapkan mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini mengurangi keuntungan petani. Dengan demikian, harga gabah menjadi lebih kompetitif, nilai jual meningkat, serta terbuka peluang usaha baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian desa. Program ini juga menghadirkan akses bagi masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga yang lebih stabil.

"Dengan demikian, program beras desa ini sebagai bentuk tindakan untuk mengolah hasil pertanian di Kabupaten Bangkalan. Jadi petani menanam di Bangkalan, dipanen di Bangkalan, dan hasilnya juga digiling di Kabupaten Bangkalan, sehingga masyarakat Bangkalan bisa membeli padi dengan harga yang relatif lebih murah," katanya.

Pemkab Bangkalan akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang mendorong modernisasi pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan industri pengolahan hasil pertanian berbasis desa. Melalui Program Beras Desa, Pemkab Bangkalan optimistis mampu mewujudkan pertanian yang lebih maju, petani yang semakin sejahtera, serta memperkuat ketahanan pangan daerah menuju Bangkalan yang mandiri dan berdaya saing. bg-01/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…