Genjot Sektor Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Potensi 50 Desa Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Objek wisata pantai di salah satu desa wisata di Sumenep. SP/ SMP
Objek wisata pantai di salah satu desa wisata di Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, telah berkomitmen dengan terus mengembangkan desa wisata di 50 desa, berdasarkan potensi yang ada di desa tersebut,

"Awalnya jumlah desa yang menetapkan pengembangan ekonomi desa di sektor wisata hanya sebanyak 27 desa, namun dalam perkembangannya, kini menjadi 50 desa," jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Pemkab Sumenep Faruk Hanafi, Minggu (12/07/2026).

Oleh karenanya, desa-desa yang memiliki pengembangan wisata desa itu yang memiliki potensi alam, sehingga pengembangan wisata desa berbasis wisata alam. Ia mencontohkan seperti Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Sumenep, dan secara tidak langsung dapat menarik minat warga sekitar untuk berkunjung ke objek wisata yang ada di desa itu.

"Desa ini memang terkenal dengan kondisi pantai yang indah, sejuk dan menjadi tempat favorit bagi warga sekitar untuk memancing di sekitar bibir pantai," katanya.

Selain karena memiliki potensi sumber daya alam yang memadai, sebagian desa yang telah menetapkan sebagai desa wisata karena potensi budaya yang ada di desa itu. Salah satunya, seperti di Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

Menurut Kepala Disbudporapar Pemkab Sumenep Faruk Hanafi, Desa Aengtongtong merupakan salah satu desa yang menjadi pusat kerajinan keris terbesar di Kabupaten Sumenep. Warga yang datang ke desa itu bisa menyaksikan secara langsung proses pembuatan keris yang dilakukan oleh warga di desa itu. Dan saat ini Desa Aengtongtong juta telah dinobatkan sebagai desa wisata dengan empu (perajin keris) terbanyak di dunia oleh UNESCO, karena memiliki sekitar 446 perajin keris aktif.

Lebih lanjut, desa ini juga tercatat sebagai peraih juara pertama dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, sehingga pemerintah memberikan perhatian khusus akan keberlangsungan desa ini sebagai objek wisata budaya di Kabupaten Sumenep. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …