Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten Sumenep untuk mendata seluruh koperasi yang ada di Sumenep. Pendataan diperlukan untuk mengetahui koperasi yang masih aktif maupun yang sudah tidak berjalan. 

"Keberadaan Koperasi di kabupaten Sumenep perlu dilakukan inventarisasi agar keberadaan koperasi yang ada terdata dengan baik" ujar Bupati Sumenep ini.

Dikatakan tujuan inventarisasi Koperasi yakni untuk mengetahui perkembangan usaha sejumlah Koperasi yang ada. Pihaknya tidak ingin jumlah Koperasi banyak, namun ternyata Koperasinya sudah banyak tidak aktif. 

"Tidak perlu jumlah Koperasi banyak tapi ternyata tidak aktif, namun jumlah sedikit tapi semua aktif dan benar-benar menjadikan Koperasi sebagai soko guru perekonomian," tandas Bupati dua periode ini.

Dikatakan, saat ini dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)menjadi tantangan baru bagi keberadaan koperasi konvensional yang ada selama ini. Dengan inventarisasi nantinya keberadaan Koperasi akan lebih baik, berapa sebenarnya Koperasi yang ada selama ini dan benar-benar menjalankan usahanya dengan baik.

Menurut Fauzi, inventarisasi menjadi langkah awal agar pemerintah dapat mengetahui persoalan yang dihadapi setiap koperasi sehingga pembinaan bisa dilakukan tepat sasaran. Dengan diinventarisasi, tujuannya agar koperasi yang masih bisa bergerak tidak sampai mati.

Kemudian, bentuk pembinaan bisa dilakukan dengan menyesuaikan terhaykebutuhan koperasi. Jika masalahnya terletak pada kualitas pengurus, pemerintah akan memberikan pelatihan. Sementara jika kendalanya permodalan, bantuan keuangan bisa diberikan. 

"Kalau kita tahu sakitnya apa, kita perbaiki. Kalau misalnya sumber manusianya tidak bagus, ya kita berikan pembinaan. Kalau dari sisi permodalannya tidak bagus, kita beri bantuan keuangan," jelasnya. 

Hanya saja tegas Ketua PDIP Sumenep ini, penguatan koperasi tidak cukup hanya melalui suntikan modal. Tapi juga ditata kelola oleh sumber daya manusianya yang ada.

Untuk itu, dengan hadirnya KDMP nantinya juga sama-sama berjalan dan tumbuh sehat, sehingga mampu memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumenep. 

Bupati juga berharap masyarakat tidak perlu ada kekhawatiran terhadap keberadaan KDMP. Sebab, selama ini, ratusan koperasi di Sumenep dapat berjalan tanpa gesekan, karena masing-masing memiliki pangsa pasar dan pola usaha yang berbeda. 

"Menurut saya, koperasi punya pangsa pasarnya sendiri-sendiri. Sampai saat ini, meskipun koperasi jumlahnya ratusan, tidak ada persoalan (gesekan). Karena memang mereka punya pasarnya masing-masing. Mereka juga punya cara masing-masing," tambahnya.

Pemkab Sumenep justru harus mendorong keduanya berkembang secara berdampingan. Sebab, KDMP merupakan program pemerintah pusat, sehingga mekanisme operasionalnya masih menunggu aturan lebih lanjut. Sedangkan Koperasi konvensional juga sudah berjalan berjalan sebagaimana mestinya. rah

Berita Terbaru

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur lakukan pendalaman cara tersangka menghabisi Dini Har…

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…