Di Kabupaten Sanggau, MBG Belum Berdampak Signifikan Terhadap Penurunan Angka Stunting

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui keberhasilan MBG dalam menekan stunting memang tidak bisa dilihat secara instan.

Menurutnya, kelompok yang paling menentukan keberhasilan pencegahan stunting adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Kalau MBG ini benar-benar jalan sukses ke depan, itu sangat mengurangi beban kesehatan," kata Budi, kemarin.

Ia mengaku telah meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberi perhatian lebih besar pada ibu hamil. Menurutnya, kekurangan gizi selama kehamilan menjadi akar berbagai masalah kesehatan yang muncul pada anak setelah lahir.

"Saya bilang ke Bu Nanik, boleh nggak saya fokus ke ibu hamil. Tolong dibantu supaya gizinya bagus," ujarnya.

Budi menegaskan dirinya bukan tidak setuju dengan pemberian makanan bergizi untuk anak sekolah. Namun, dari perspektif kesehatan, kelompok yang harus menjadi prioritas adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang masih berada pada periode emas pertumbuhan.

"Begitu hamil jangan sampai kurang gizi karena nanti anaknya banyak masalah kesehatan. Kemudian ibu menyusui selama dua tahun gizinya juga harus jalan. Dan balita, justru yang belum masuk sekolah itu golden period bahwa gizinya masih harus terpenuhi," jelasnya.

 

Stunting di Kabupaten Sanggau

Sejumlah pihak menyoroti beberapa daerah tinggi kasus stunting, mencatat jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) lebih rendah ketimbang wilayah dengan prevalensi stunting lebih rendah.

Wakil Bupati Sanggau Provinsi Kalimantan Barat,Susana Herpena, mengakui MBG belum ada dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, prevalensi stunting pada triwulan I 2026 justru naik dibanding tahun sebelumnya.

Data Dinkes Sanggau mencatat angka stunting pada 2024 berada di level 21,48 persen. Angka tersebut sempat turun menjadi 20,50 persen pada 2025. Namun pada triwulan I 2026, prevalensi stunting kembali naik menjadi 21,82 persen atau meningkat 1,32 persen dibanding tahun sebelumnya. n erc, sg, put

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…