PT Smelting Buka Suara soal Dentuman Keras di Smelter: Material Suhu Tinggi Bertemu Air

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Manajemen PT Smelting akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait suara dentuman keras yang menggemparkan warga di sekitar kawasan industri Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Perusahaan memastikan insiden yang terjadi di area Smelter Plant C-Furnace tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun karyawan yang mengalami cedera.

Presiden Direktur PT Smelting Dharma Djojonegoro mengatakan, suara keras terdengar di area perusahaan sekitar pukul 00.21 WIB. Setelah kejadian, tim tanggap darurat perusahaan langsung bergerak melakukan penanganan.

"Tim tanggap darurat PT Smelting telah bergerak cepat menangani kejadian. Tidak terdapat korban jiwa maupun karyawan yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut," ujar Dharma, Sabtu (8/8).

Sebagai langkah pengamanan, lanjut Dharma, operasional perusahaan untuk sementara dihentikan. Penghentian tersebut dilakukan sembari perusahaan melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas serta menginvestigasi penyebab kejadian.

Saat ini operasi dihentikan sementara sebagai bagian dari langkah pengamanan dan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dan tindakan selanjutnya.

Menurut Dharma, keselamatan pekerja menjadi perhatian utama perusahaan dalam menangani insiden tersebut.

"Keselamatan para karyawan merupakan prioritas kami," tegasnya.

Penjelasan lebih rinci disampaikan Section Manager of Technical External Relations PT Smelting, Ardiansyah Handika.

Berdasarkan pemeriksaan awal perusahaan, suara keras yang terdengar warga diduga terjadi akibat interaksi material bersuhu tinggi dengan air di salah satu area proses produksi.

"Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan sekitar," kata Ardiansyah melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Meski demikian, PT Smelting masih melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab kejadian secara menyeluruh. Evaluasi juga dilakukan untuk menentukan langkah yang diperlukan sebelum operasional kembali dijalankan.

Perusahaan menyatakan keselamatan karyawan, masyarakat, serta perlindungan lingkungan tetap menjadi prioritas dalam penanganan insiden tersebut.

Insiden tersebut sebelumnya membuat warga di sekitar kawasan PT Smelting panik. Suara dentuman dilaporkan terdengar berulang kali pada Sabtu dini hari, disertai getaran dan kepulan asap dari arah kawasan smelter dan refinery PT Smelting di Desa Roomo, Kecamatan Manyar.

Sejumlah warga bahkan mendatangi sekitar kawasan perusahaan untuk memastikan sumber suara dan kondisi di lingkungan mereka.

Salah seorang warga Roomo, Zahid Khan, mengatakan dentuman terdengar sekitar pukul 00.15 hingga 00.19 WIB. Menurutnya, suara keras tersebut terjadi beberapa kali dan disertai getaran serta kepulan asap.

"Saya mencatat terjadi sekitar pukul 00.15 sampai 00.19. Durasinya sekitar empat menit. Ledakan terjadi beberapa kali disertai getaran dan asap yang membumbung tinggi," kata Zahid.

Kekhawatiran warga saat itu bukan semata-mata akibat suara dentuman. Masyarakat yang tinggal di kawasan ring satu juga mempertanyakan kemungkinan adanya paparan gas atau material berbahaya yang keluar dari area industri.

Apalagi PT Smelting merupakan fasilitas pengolahan dan pemurnian tembaga yang dalam proses produksinya melibatkan material dengan temperatur tinggi.

Pernyataan manajemen PT Smelting bahwa tidak terdapat dampak terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan menjadi perkembangan penting dalam insiden tersebut.

Namun, karena perusahaan sendiri menyatakan investigasi masih berlangsung, penyebab dan dampak insiden secara menyeluruh masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Terlebih, warga sebelumnya melihat adanya kepulan asap setelah dentuman terjadi. Karena itu, kepastian mengenai jenis material yang terlibat, proses yang berlangsung saat kejadian, serta kondisi lingkungan pascakejadian menjadi informasi yang penting bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar perusahaan.

Jika hasil pemeriksaan perusahaan menyimpulkan bahwa asap yang terlihat hanya berasal dari uap akibat kontak material panas dengan air, hasil tersebut juga penting disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian berdasarkan pemeriksaan teknis.

Begitu pula dengan kondisi kualitas udara dan lingkungan di sekitar kawasan pabrik.

Pengukuran dan hasil pemeriksaan yang objektif akan menjadi dasar yang lebih kuat untuk memastikan apakah insiden tersebut benar-benar tidak memberikan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Dengan operasional yang untuk sementara dihentikan, perhatian kini tertuju pada hasil investigasi PT Smelting dan langkah korektif yang akan dilakukan perusahaan.

Bagi masyarakat ring satu, persoalannya bukan hanya memastikan tidak ada korban jiwa. Mereka juga membutuhkan kepastian bahwa setelah insiden tersebut, kawasan tempat mereka tinggal tetap aman dan tidak menyimpan risiko lanjutan. 

Berita Terbaru

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …