Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu perajin tempe kedelai di Bojonegoro. SP/BJN
Ilustrasi. Salah satu perajin tempe kedelai di Bojonegoro. SP/BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Menjelang panen saat puncak kemarau mengakibatkan sejumlah harga kedelai lokal dan kedelai impor di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan cukup tajam, yang kini mencapai Rp16.250 per kilogram, sedangkan kedelai impor berada di level Rp15.250 per kilogram.

Kenaikan harga kedelai tersebut terjadi di tengah puncak musim kemarau pada Rabu, 26 Agustus 2026 ketika sebagian petani di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki masa panen. Sebagian besar petani memilih menanam kedelai dan kacang hijau selama musim kemarau.

Petani umumnya mulai menanam kedelai pada pertengahan Juni hingga awal Juli. Dengan masa tanam tersebut, panen kedelai diperkirakan berlangsung mulai akhir Agustus hingga September 2026. Dimana, kedelai menjadi salah satu pilihan utama petani karena kebutuhan komoditas tersebut untuk bahan baku industri tahu dan tempe di Bojonegoro cukup tinggi.

Sementara itu, Hadi, petani kedelai asal Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, mengatakan lahan yang dikelola keluarganya sekitar 1,5 hektare. Sebagian besar lahan tersebut ditanami kedelai dan kacang hijau. Dan sebagian tanaman kacang hijau sudah dipanen. Sementara kedelai lokal diperkirakan baru memasuki masa panen pada September mendatang. “Sebagian sudah panen, terutama kacang hijau, sedangkan untuk kedelai lokal baru pada September mendatang,” ujar Hadi, Rabu (26/08/2026).

Tingginya kebutuhan kedelai dari industri tahu dan tempe membuat perubahan harga komoditas tersebut menjadi perhatian, baik bagi petani maupun pelaku usaha. Dengan puncak panen kedelai lokal yang diperkirakan berlangsung pada awal September, pasokan baru diharapkan dapat membantu menekan harga kedelai di pasar Bojonegoro. bj-02/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…