Anggaran Perbaikan Jalan Turun 52 Persen, PUPR Magetan Butuh Dana Tambahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, menangani jalan rusak melalui perubahan APBD (PAPBD) 2026. SP/ MGT
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, menangani jalan rusak melalui perubahan APBD (PAPBD) 2026. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti perbaikan jalan rusak melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 di Magetan justru anggaran penanganan jalan tahun ini turun sekitar 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal anggaran yang sebelumnya mencapai sekitar Rp 60 miliar untuk penanganan jalan kini tersisa kurang dari Rp 30 miliar.

“Kalau tahun lalu itu ada sekitar Rp 60 miliar untuk jalan saja. Tahun ini hanya sekitar tidak ada Rp 30 miliar,” ujar Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan Muhtar Wahid, Kamis (27/08/2026).

Lebih lanjut, adanya penurunan anggaran tersebut terjadi seiring berkurangnya transfer dari pusat ke daerah. Kondisi itu membuat Dinas PUPR harus mengubah strategi dan menentukan ruas jalan yang paling membutuhkan penanganan. “Sekitar 52 persen kita berkurang. Menyikapi kondisi keuangan, transfer keuangan daerah yang berkurang, tentu kami akan memutar strategi, membuat strategi mana yang lebih prioritas,” katanya.

Sedangkan panjang jalan yang berstatus jalan kabupaten di Magetan mencapai sekitar 685 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 82 persen berada dalam kondisi baik hingga sedang. Sementara itu, sekitar 18 persen atau 123 kilometer jalan mengalami kerusakan ringan hingga berat. 

Dengan keterbatasan anggaran, Dinas PUPR tidak dapat langsung memperbaiki seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan. Untuk itu, strategi yang dilakukan saat ini lebih diarahkan pada mempertahankan jalan yang masih dalam kondisi baik agar tidak cepat rusak, dengan strategi pemeliharaan rutin, meski tidak cukup untuk menangani jalan yang sudah mengalami kerusakan berat.

Muhtar mencontohkan ruas Alastuwo-Selotinatah yang panjangnya lebih dari 7 kilometer. Sekitar separuh ruas tersebut mengalami kerusakan, bahkan di sejumlah bagian aspal jalan sudah tidak tersisa. 

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Magetan juga memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanganan jalan. Namun, penggunaan DAK tidak dapat sepenuhnya diarahkan untuk seluruh ruas jalan rusak karena pemerintah pusat telah menentukan tema dan prioritas penggunaannya. Dengan kenaikan harga material dan biaya pekerjaan, kebutuhan anggaran saat ini diperkirakan lebih dari Rp 75 miliar. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…