Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.Com, Madiun - Rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di RW 07 Dusun Punjul, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, akhirnya mendapat respons dari Pemkab Madiun. Menyusul penolakan warga, pengembangan fasilitas pengolahan sampah tersebut bakal ditinjau ulang dan dialihkan ke kawasan TPA Kaliabu.

‎Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, pemerintah daerah tidak akan memaksakan pembangunan apabila masyarakat di sekitar lokasi tetap menolak rencana tersebut.

‎"Kalau masyarakat tidak kerso (menolak) ya nanti di Kaliabu saja. Tujuan kita kan memberikan pelayanan," ujar Hari Wur sapaan akrab Bupati Madiun, Rabu (26/8/2026). 

‎Menurut Hari Wur, konsep TPST yang direncanakan berbeda dengan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang selama ini identik dengan penumpukan sampah. TPST dirancang sebagai tempat pengumpulan, pemilahan, pendauran ulang hingga pengolahan sampah agar memiliki nilai manfaat.

‎"Sebenarnya kita ingin memanfaatkan TPST yang dulu menjadi tempat edukasi dan rekreasi. Mungkin ada beberapa yang belum paham sehingga menolak," katanya.

‎Ia menilai pengembangan TPST dengan konsep ekonomi sirkular justru berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sampah yang masuk tidak sekadar dibuang, melainkan dipilah dan diolah kembali menjadi produk yang bernilai.

‎Pengembangan TPST hari Wur berharap bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar melalui pengolahan limbah sampah sirkular. Di mana sampah tidak dibuang begitu saja melainkan diproses kembali. Prinsip utama pengelolaan sampah sirkular adalah mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), mendaur ulang (recycle) dan memperbaiki (repair).

‎"Sebenarnya bagus untuk meningkatkan income. Tidak ada bau, bersih dan bisa untuk tempat edukasi. Sesuai dengan visi misi bersih, sehat dan sejahtera," ungkapnya.

‎Diberitakan sebelumnya, rencana pengembangan TPST di wilayah RW 07 Dusun Punjul mendapat penolakan dari warga. Puluhan warga bahkan mendatangi Kantor Kelurahan Bangunsari pada Minggu (23/8/2026) malam sambil membawa sejumlah spanduk penolakan.

‎Warga khawatir keberadaan TPST akan berdampak terhadap lingkungan permukiman. Kekhawatiran itu muncul karena fasilitas tersebut direncanakan menampung hingga sekitar 100 ton sampah setiap hari, sementara lokasinya berada tidak jauh dari rumah warga.

‎Selain persoalan lokasi, warga juga mengaku tidak dilibatkan secara langsung dalam proses perencanaan. Menurut warga, sebelumnya ketua RT dan RW memang pernah dikumpulkan di Caruban untuk mendapatkan paparan mengenai rencana pembangunan. Namun, warga menilai pertemuan tersebut belum cukup untuk melibatkan masyarakat secara menyeluruh. Waf

‎

‎

Berita Terbaru

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, menggerakkan masyarakat, kelompok…