Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu masih memiliki pilihan mobil baru yang harganya setara sejumlah motor gede baru, dengan konsumsi bahan bakar yang cukup irit.

Mobil tersebut adalah Daihatsu Mira e:S yang baru saja mendapat pembaruan di Jepang. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Jumat 28 Agustus 2026, model terbaru ini dibanderol mulai 1.096.700 yen atau sekitar Rp109 jutaan, sementara harga varian tertingginya mencapai 1.507.000 yen.

Mira e:S merupakan kei car atau mobil mungil yang mengandalkan mesin tiga silinder naturally aspirated berkapasitas 658 cc. Daihatsu melakukan pengembangan pada mesin dan ECU, yang membuat konsumsi bahan bakar model penggerak roda depan atau 2WD meningkat sekitar 8 persen dibandingkan sebelumnya.

Hasilnya, Daihatsu Mira e:S 2WD kini mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 27 km per liter berdasarkan pengujian WLTC. Sementara versi 4WD memiliki angka konsumsi bahan bakar 24,4 km per liter.

Daihatsu juga meningkatkan tenaga dan torsi mesin, meski pengumuman resminya tidak merinci angka lengkapnya. Mobil tetap menggunakan transmisi CVT dan tersedia dalam pilihan penggerak roda depan maupun 4WD.

Pembaruan lainnya menyasar sektor keselamatan melalui penggunaan sistem Smart Assist terbaru. Sistem pengereman pencegah tabrakan mendapat kemampuan mendeteksi sepeda yang melintas, kendaraan dari arah berlawanan saat berbelok, hingga pejalan kaki pada kondisi tertentu.

Meski ukurannya kecil, Mira e:S menunjukkan bahwa mobil baru dengan harga sekitar Rp100 jutaan masih tersedia di sejumlah pasar. Sayangnya, model ini merupakan produk khusus pasar Jepang dan belum dipasarkan di Indonesia. ec/ky

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …