Menkeu Tegaskan Bayar Utang Kopdes Tetap Dana Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tetap menggunakan Dana Desa. Pembayaran kewajiban dengan total Rp 240 triliun ini akan dicicil setiap tahun senilai Rp 40 triliun dan jatuh tempo pada September 2026.

“Iya (dana desa), dari uang yang disiapkan dari sebagian dari dana desa. (Dananya) siap, kita siapkan. Kita sisihkan sebelumnya kan,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

Purbaya mengaku hanya tinggal menyetor pembayaran kewajiban tersebut. Namun, ia menyebut masih menunggu prosedurnya agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari. Dengan begitu, perbankan tidak akan terganggu dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih ini.

“Sudah, tinggal dibayar. Cuman kita masih nunggu prosedur yang clear jangan sampai ada kesalahan di prosedur kita nanti. Tapi udah siap semua.Jadi, perbankan-nya nggak akan terganggu gara-gara koperasi desa merah putih,” jelas Purbaya.

“Clear-nya jangan sampai di penjara gitu, jangan salah-salah prosedur,” tambah ia. Sebelumnya, Purbaya memastikan pemerintah tidak akan telat membayar utang pinjaman pembiayaan program KDKMP. Pasalnya, menurut Purbaya, pemerintah telah berkomitmen membayar Rp 40 triliun tiap tahun.

“Kita setiap bayar Rp 40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita,” ujar Purbaya di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026). ec/jk

Berita Terbaru

Minibus Suporter PSS Sleman Hantam Truk di Tol Saradan, 4 Tewas

Minibus Suporter PSS Sleman Hantam Truk di Tol Saradan, 4 Tewas

Senin, 19 Okt 2026 07:30 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Kecelakaan yang melibatkan minibus rombongan suporter PSS Sleman dan truk tronton bermuatan bibit kelapa, terjadi di KM 616+200…

Bocah Difabel di Medokan Ayu Meninggal usai Dibully Dua Temannya

Bocah Difabel di Medokan Ayu Meninggal usai Dibully Dua Temannya

Senin, 19 Okt 2026 07:28 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…

DUA KALI MANGKIR, NUSRON BERDALIH DINAS KE MALAYSIA

DUA KALI MANGKIR, NUSRON BERDALIH DINAS KE MALAYSIA

Senin, 19 Okt 2026 07:25 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjadi sorotan setelah dua kali tidak menghadiri pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap p…

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…