Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Pemkot Surabaya Tata Ulang Kawasan Kuliner Karang Menjangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. SP/SBY
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. SP/SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga kenyamanan aktivitas kuliner sekaligus ketertiban ruang publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata ulang kawasan kuliner yang ada di Jalan Karang Menjangan dengan menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL), kantong parkir, hingga area pedestrian. 

"Masukan warga terkait pengaturan parkir turut menjadi perhatian, mengingat kendaraan yang terparkir di depan lapak pedagang perlu ditata agar arus lalu lintas dan akses pejalan kaki tetap lancar," ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (10/09/2026).

Pasalnya, Karang Menjangan merupakan kawasan kuliner malam yang sudah lama menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Surabaya. Sehingga, penataan tidak dimaksudkan untuk menghilangkan aktivitas PKL, melainkan membuat kawasan tersebut lebih tertib, bersih, dan nyaman. 

Menurutnya, konsep penataan Karang Menjangan akan disesuaikan dengan karakter kawasan karena berbeda dengan kawasan kuliner Kedungdoro yang memiliki pola parkir di seberang jalan. Sehingga, pihaknya meminta penataan dilakukan secara berurutan, mulai dari lapak pedagang hingga lokasi parkir. 

Sehingga, aktivitas perdagangan tetap berjalan, tetapi kendaraan tidak lagi berhenti secara acak di depan lapak. Pasalnya, selama ini, kendaraan roda dua banyak diparkir tepat di depan lapak PKL sehingga membuat kawasan terlihat tidak rapi.

"PKL-PKL ditata terlebih dahulu, kemudian area parkirnya. Parkirnya jangan sampai tidak tertata dan menyebabkan kemacetan. Ini menindaklanjuti aduan yang masuk ke hotline Bapak Wali Kota Surabaya terkait carut-marutnya penataan parkir di Jalan Karang Menjangan. Setelah PKL, di depannya dibuat parkir roda dua. Itu sangat kurang rapi dan tidak elok dilihat,” kata Trio.

Penataan juga memperhatikan fungsi pedestrian sehingga tetap dapat digunakan masyarakat. Dengan demikian, geliat kuliner malam tetap berjalan tanpa mengganggu akses pejalan kaki maupun kelancaran aktivitas di kawasan tersebut. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Tekan AKI dan AKB, Bondowoso Dorong Penguatan Deteksi Dini hingga Nifas

Tekan AKI dan AKB, Bondowoso Dorong Penguatan Deteksi Dini hingga Nifas

Rabu, 30 Sep 2026 14:19 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna memastikan ibu mendapatkan pendampingan sejak sebelum hamil hingga melewati masa nifas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Petani Sumringah, Panen Padi Tuban Meningkat di Tengah Kemarau Panjang

Petani Sumringah, Panen Padi Tuban Meningkat di Tengah Kemarau Panjang

Rabu, 30 Sep 2026 14:16 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban -Sejumlah petani padi di Kabupaten Tuban justru mampu memperoleh hasil panen maksimal, ditopang harga jual padi yang masih tinggi di…

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

SurabayaPagi, Madiun - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

SurabayaPagi, Surabata — Kebutuhan konektivitas logistik yang menghubungkan sentra produksi, pelabuhan, pergudangan, hingga pasar di Indonesia Timur terus m…

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, mencatat realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan…

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Fenomena musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, menyalurkan…