Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek kota Madiun di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek kota Madiun di Pengadilan Tipikor Surabaya.

i

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa mengulik dugaan permintaan bantuan kelompok tersebut untuk kepentingan pencalonannya sebagai wali kota periode kedua, Maidi mengaku tidak tahu.
‎
‎Bantahan itu disampaikan Maidi saat menjalani pemeriksaan dalam perkara dugaan pemerasan bermodus dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan gratifikasi berupa fee proyek, Kamis, (10/9/2026).
‎
‎Di hadapan majelis hakim, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih dahulu menanyakan apakah Maidi pernah menerima bantuan dari mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Thariq Megah, saat kembali mencalonkan diri sebagai wali kota.
‎
‎“Tidak pernah, tidak pernah,” jawab Maidi.
‎
‎Jaksa kemudian mengarahkan pertanyaan pada dugaan permintaan bantuan yang dilakukan kelompok pendukung bernama Srikandi. Maidi kembali membantah mengetahui langkah kelompok tersebut.
‎
‎“Jadi, kelompok masyarakat itu banyak. Saya tidak mengawasi mereka bersama siapa. Kalau meminta bantuan ke mana-mana, saya juga tidak tahu. Saya tidak tahu,” kata Maidi.
‎
‎Pernyataan Maidi itu berseberangan dengan keterangan Thariq ketika dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan sebelumnya, Kamis, (3/9/ 2026).
‎
‎Dalam kesaksiannya, Thariq mengungkapkan bahwa pada 2024, ketika Maidi berada dalam masa jeda jabatan, dirinya mendapat perintah membantu biaya pengadaan kaus kampanye. Dana senilai Rp150 juta untuk membayar kaus tersebut disebut diserahkan kepada Perumda Aneka Usaha sebagai pihak yang memproduksinya.
‎
‎Thariq juga mengaku perolehan dan penggunaan dana taktis tersebut dilaporkan kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
‎
‎“Perolehan dan penggunaan dana taktis kami laporkan. Tidak selalu kepada wali kota secara langsung, tetapi saya laporkan kepada sekda sebagai atasan langsung dan wakil wali kota,” ungkap Thariq. Waf

Berita Terbaru

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan maut antara Truk R.10 dan pengendara motor di Jalan Kenari Kel. Plosokerep Kec. Sananwetan Kota Blitar pada Minggu 1…

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Keterlambatan distribusi bantuan kain seragam sekolah gratis tahun ini menjadi evaluasi Dinas Pendidikan Kota Madiun. Agar tidak…

Benahi Tata Kelola CSR, Pemkab Bojonegoro Siapkan Skema Penyempurnaan Perda TSP

Benahi Tata Kelola CSR, Pemkab Bojonegoro Siapkan Skema Penyempurnaan Perda TSP

Senin, 02 Nov 2026 11:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam mendorong pembenahan tata kelola Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) atau Corporate Social Responsibility…

Warga Lumajang Was-was, Tanggul Sungai Glidik Jebol Diterjang Lahar Semeru

Warga Lumajang Was-was, Tanggul Sungai Glidik Jebol Diterjang Lahar Semeru

Senin, 02 Nov 2026 11:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Derasnya aliran air bercampur material vulkanik dari lahar hujan Gunung Semeru menerjang tanggul Sungai Glidik di wilayah…

Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Lumajang Siapkan Program Prioritas 2027

Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Lumajang Siapkan Program Prioritas 2027

Senin, 02 Nov 2026 11:26 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, ketersediaan pasokan, dan daya beli masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…