Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi pada retribusi daerah.  SP/ SDA
Pemkab Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi pada retribusi daerah.  SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui pemanfaatan sistem non-tunai melalui MyRetribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi pada retribusi daerah, sekaligus meningkatkan transparansi transaksi sekaligus menekan potensi kebocoran pembayaran. Sehingga, ke depan, penggunaan sistem pembayaran digital tersebut ditargetkan semakin masif di pasar-pasar Sidoarjo.

"Kami akan berupaya sama Disperindag untuk terus melakukan penyisiran penggunaan MyRetribusi sehingga nanti semua pasar yang di Sidoarjo itu nanti penggunaan digitalisasi bisa masif," ujar Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Yudhi Irianto, Selasa (15/09/2026).

Nantinya, untuk transaksi yang masuk secara real time dapat dipantau pada hari yang sama sehingga potensi kebocoran pembayaran dapat ditekan. Selain meningkatkan pengawasan, sistem digital juga memudahkan wajib retribusi dalam melakukan pembayaran secara non-tunai. Melalui MyRetribusi, pembayaran dapat dilakukan langsung di lokasi.

"Dampak positifnya adalah untuk mengurangi tingkat kebocoran pembayaran sehingga penerimaan yang hari ini misalnya sudah diterima berdasarkan transaksi real time, itu nanti bisa dipantau pada hari yang sama. Yang kedua kita memudahkan wajib pajak agar tidak bingung-bingung membayarkan retribusinya non tunai sehingga melalui MyRetribusi maka kemudian pembayaran lewat lokasi di tempat itu bisa dilakukan secara langsung," tuturnya.

Lebih lanjut, Yudhi mengatakan pemanfaatan digitalisasi pembayaran juga menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Menurutnya, pembayaran melalui MyRetribusi menjadi salah satu upaya Pemkab Sidoarjo meningkatkan pelayanan. Tak hanya soal pembayaran, Pemkab Sidoarjo juga melakukan analisis dan menyusun strategi peningkatan penerimaan daerah. Monitoring dilakukan secara bergiliran mengingat jumlah pasar di Sidoarjo cukup banyak. BPPD pun menggandeng petugas Disperindag yang berada di lapangan untuk memantau perkembangan penerapan digitalisasi tersebut.

"Ini dalam rangka upaya apabila ada persoalan di lapangan maka harapan kami itu bisa terselesaikan pada hari yang sama. Dengan teman-teman Disperindag khususnya yang di lapangan untuk memantau progres kinerja secara langsung kepada kami," pungkasnya. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…