Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah, Wakil Gubernur Emil E Dardak bersama Susilo Bambang Yudhoyono saat pembukaan pameran tunggal lukisan SBY di Surabaya, Rabo 15/9/2026.
Gubernur Jatim Khofifah, Wakil Gubernur Emil E Dardak bersama Susilo Bambang Yudhoyono saat pembukaan pameran tunggal lukisan SBY di Surabaya, Rabo 15/9/2026.

i

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pameran tunggal lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Selasa (15/9/2026). Pameran tunggal tersebut dibuka di Voza Tower Surabaya untuk masyarakat mulai 16–29 September 2026 dengan sekitar 95 lukisan SBY yang dibawa dalam rangkaian pameran di Surabaya.

Pameran ini sekaligus memperlihatkan kehidupan baru SBY setelah meninggalkan pemerintahan dan politik praktis. Kanvas menjadi ruang bagi SBY untuk merekam perjalanan, pengalaman personal, keindahan alam hingga kegelisahannya melihat berbagai persoalan kemanusiaan. “Kalau memang ada yang melihat lukisan saya, saya bersenang hati di Kota Surabaya. Sebenarnya nanti bulan Desember akan ada pameran lukisan saya. Saya akan tampilkan 500 lukisan saya di Jakarta,” kata SBY usai pembukaan pameran. 

Sebagian karya yang ditampilkan memiliki cerita sangat personal. SBY mengungkapkan sejumlah lukisan terinspirasi dari karya fotografi mendiang istrinya, Ani Yudhoyono. Kepergian Ani menjadi salah satu fase yang mendorong SBY semakin mendalami dunia seni lukis.

Selain pengalaman pribadi, lukisan SBY juga merekam pandangannya terhadap situasi sosial dan kemanusiaan. Pameran tersebut antara lain terbagi dalam lanskap memori, sosial-politik, serta karya-karya alam yang banyak dikerjakannya dalam beberapa tahun terakhir. 

Aktivitas melukis juga menjadi bagian dari pilihan SBY menjalani kehidupan setelah dua periode memimpin Indonesia. Dalam pembukaan pameran, ia mengatakan kegiatan seni membantunya menghindari post-power syndrome dan keinginan ikut campur dalam urusan pemerintahan. 

Meski telah meninggalkan politik praktis, SBY mengaku tetap mengikuti perkembangan Indonesia dan dunia. Ia juga masih menerima undangan untuk berdiskusi dan memberikan pandangan mengenai berbagai persoalan, tetapi menekankan perlunya menjaga batas sebagai mantan presiden.

“Saya sudah tidak lagi di kekuasaan. Saat ini yang memimpin adalah Presiden Prabowo. Saya harus menjaga sikap, tutur kata saya agar tidak dianggap cawe-cawe dan tidak dianggap melampaui kepatutan sebagai seorang mantan presiden,” kata SBY. 

Pameran di Surabaya juga disertai peluncuran buku monograf seni lukis bertajuk “Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Lanskap Hati Susilo Bambang Yudhoyono”. Buku tersebut merekam perjalanan kreatif SBY dalam melukis, termasuk fase setelah kepergian Ani Yudhoyono. 

Setelah Surabaya, SBY telah menyiapkan agenda pameran yang lebih besar di Jakarta pada Desember 2026. Ia menyebut sekitar 500 lukisan akan ditampilkan, sekaligus memperlihatkan semakin seriusnya aktivitas seni yang dijalaninya setelah meninggalkan panggung kekuasaan. rko

Berita Terbaru

DPRD Jatim Soroti Kasus Pertalite Tak Dijual saat Stok Masih Ada di Blitar

DPRD Jatim Soroti Kasus Pertalite Tak Dijual saat Stok Masih Ada di Blitar

Selasa, 27 Okt 2026 13:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menyoroti dugaan penghentian penjualan Pertalite saat stok masih…

Perkuat Akses Keadilan, Pemkot Surabaya Hadirkan Layanan Posbankum di 153 Kelurahan

Perkuat Akses Keadilan, Pemkot Surabaya Hadirkan Layanan Posbankum di 153 Kelurahan

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…