Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam satu setengah tahun menjabat di periode kedua.

Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt menyebut sejumlah program Khofifah-Emil di periode kedua menjabat mulai dirasakan oleh warga. Namun, masih ada sejumlah catatan.

"Sejumlah program seperti beasiswa pendidikan SMA/SMK swasta, Bus Trans Jatim, pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga pengelolaan sampah," kata Baihaki saat paparan di Surabaya, Kamis (3/9/2026).

Baihaki membeberkan program Bus Trans Jatim menjadi salah satu primadona. Sebanyak 82,5 warga Jatim puas adanya program Bus Trans Jatim.

"Bus Trans Jatim tertinggi, dan harapan masyarakat adalah program Bus Trans Jatim terus diperluas ke wilayah-wilayah lain di Jawa Timur," jelasnya.

"Saat ini Bus Trans Jatim ada 8 koridor dan warga berharap untuk terus ditambah jangkauannya. Karena warga ingin transportasi umum bisa dijamin oleh pemerintah, dan itu mulai digarap oleh Khofifah saat memimpin Jatim," tambahnya.

Lalu program beasiswa SMA/SMK swasta bagi warga tidak mampu juga dirasakan oleh warga. Sebanyak 76,8 persen warga puas dengan program beasiswa SMA/SMK.

"Warga juga berharap di sektor pendidikan, Pemprov Jatim terus menekan kasus-kasus pungutan liar (pungli) di sekolah SMA/SMK negeri di Jawa Timur. Sejauh ini kepuasan warga tinggi terhadap komitmen Khofifah-Emil di sektor pendidikan," bebernya.

Lalu program pemutihan pajak, Baihaki menyebut warga puas. Namun, ada berbagai masukan warga mulai dari denda pajak yang dihapuskan hingga layanan yang belum optimal.

"Kepuasan warga atas program pemutihan di angka 77,7 persen. Namun, banyak masukan seperti denda pajak yang dihapuskan ternyata hanya berlaku bagi wajib pajak yang telat membayar di atas 1 tahun. Bagi yang telat satu dua bulan, ada temuan wajib pajak masih membayar denda. Selain itu, layanan samsat corner perlu ditingkatkan," terangnya.

Lebih lanjut, untuk program baru Khofifah-Emil yakni Perisai Anak dan KIP Jawara mendapat respons cukup positif dari warga. 

"Sebanyak 78,1 persen warga Jatim puas dengan program Perisai Anak dan KIP Jawara. Harapannya program tersebut terus dijalankan secara konsisten," terangnya.

"Untuk pengelolaan sampah, 81,3 persen warga puas dengan kinerja Pemprov Jatim berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota," ungkapnya.

"Untuk program ketahanan pangan dan bansos plus, kepuasan mencapai 79,6 persen," tambahnya.

Baihaki menyebut warga masih mengeluhkan perbaikan jalan di Jawa Timur yang masih lamban dilakukan oleh PU Bina Marga.

"Kepuasan warga terhadap program perbaikan jalan provinsi oleh Bina Marga Jatim sangat rendah yakni 51,6 persen. Warga yang puas hanya 48,4 persen," terangnya.

"Perbaikan jalan menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan oleh Pemprov Jatim. Di mana mayoritas responden ingin Pemprov Jatim fokus untuk memperbaiki jalan provinsi di daerah-daerah," tambahnya.

Baihaki menambahkan secara umum, kepuasan warga terhadap Khofifah-Emil di periode kedua menjabat di angka 79,6 persen. 

Survei ARCI digelar pada 18-28 Agustus 2026 di 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error di angka 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei ARCI menggunakan metode stratified random sampling dan didanai secara mandiri.

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…