Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinkes Klaim Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Berkat Besti Pren. SP/ PNG
Dinkes Klaim Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Berkat Besti Pren. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kabupaten Ponorogo terus mengalami penurunan. Sehingga, inovasi tersebut dinilai efektif dalam membantu menekan angka stunting di Ponorogo. Program tersebut dilakukan dengan pendampingan terhadap ibu hamil, sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Diketahui, hingga pertengahan September 2026, prevalensi stunting tercatat sebesar 7,31 persen atau sebanyak 2.223 anak mengalami stunting, dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 7,51 persen atau sebanyak 2.859 anak.

“Angka stunting di Ponorogo terus mengalami penurunan. Ini menjadi hasil dari berbagai upaya yang kita lakukan bersama, termasuk melalui inovasi Besti Pren atau bumil sehat, stunting turun didampingi pendamping keren,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, Rabu (16/09/2026).

Berdasarkan data Dinkes Ponorogo, prevalensi stunting dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren penurunan. Pada 2023 tercatat 9,33 persen atau 4.143 anak, kemudian pada 2024 turun menjadi 8,06 persen atau 3.375 anak. Selanjutnya pada 2025 prevalensi stunting kembali turun menjadi 7,51 persen atau 2.859 anak. Sementara hingga pertengahan September 2026, angkanya kembali turun menjadi 7,31 persen atau 2.223 anak.

Oleh karenanya, Dyah menambahkan, penurunan angka stunting di Ponorogo tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Salah satunya peran kader kesehatan di tingkat desa yang menjadi ujung tombak dalam melakukan pemantauan. “Penurunan ini tentu tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan sendiri. Ada kolaborasi lintas sektor, termasuk para kader kesehatan di desa yang menjadi ujung tombak pemantauan ibu hamil, balita, dan anak-anak,” pungkasnya. pn-02/dsy

Berita Terbaru

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Polres Blitar Kota lakukan  pembentukan Satgas Pre-entiptive Strike Pilisi Jogo Sekolah, dengan menggelar upacara di pimpin langsung …

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Diversi Kasus Kecelakaan Maut Bocah 6 Tahun di Madiun Buntu, Keluarga Korban Tolak Damai

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya diversi dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang menewaskan bocah berusia 6 tahun, M. Sofian Arif Nugroho, pada Selasa (26…

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…