SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya mendekatkan layanan pemeriksaan, skrining, dan tindak lanjut kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, memperkuat pendampingan kesehatan lanjut usia (lansia) melalui Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) serta tindak lanjut terhadap masalah kesehatan sejak dini.
"Saya memastikan pelayanan Posyandu ILP benar-benar berjalan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan harus hadir tidak hanya untuk mengobati, tetapi juga mencegah dan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Selasa (22/09/2026).
Sehingga, adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat diperlukan agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan warga. Pasalnya, Posyandu ILP merupakan pelayanan terpadu yang mencakup seluruh siklus kehidupan, termasuk kelompok lansia.
Sehingga, pelayanan bagi lansia tidak hanya mencakup pemeriksaan penyakit kronis, tetapi juga skrining dan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatan masing-masing warga. Dan dari hasil pemeriksaan, sejumlah penyakit yang banyak ditemukan pada lansia, antara lain hipertensi, diabetes, dan asam urat. Setelah dilakukan pemeriksaan di posyandu, warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan ditindaklanjuti melalui puskesmas.
"Untuk beberapa lansia yang memiliki penyakit jantung dan hipertensi kronis agar segera ditindaklanjuti. Sekali waktu ada dokter yang datang ke posyandu," ujar Kepala Puskesmas Kota Wilayah Selatan dr Armando.
Lebih lanjut, Armando menambahkan pelayanan Posyandu ILP juga mencakup kelompok usia lainnya, mulai dari ibu hamil, balita, anak-anak, hingga dewasa. Dengan konsep tersebut, pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat diarahkan tidak hanya menangani penyakit, tetapi juga melakukan deteksi dan intervensi sejak dini. kd-01/dsy
Editor : Redaksi