SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi banjir rob di pesisir kota itu pada 20-30 September 2026 akibat fenomena Super New Moon yang menyebabkan pasang air laut maksimum di wilayah pesisir Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sistem pintu air otomatis (flat gate) untuk solusi tersebut.
"Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Stasiun Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, potensi rob akan terjadi pada 20-30 September 2026," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto, Rabu (23/09/2026).
Adanya potensi banjir rob pesisir tersebut diinformasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dimana, kini Pemkot Surabaya telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, antara lain perbaikan infrastruktur pengendalian air, seperti tanggul dan pintu air otomatis, normalisasi saluran drainase, serta kesiapsiagaan masyarakat.
“Jadi menggunakan sistem pintu air otomatis (flat gate) yang menutup sendiri saat air laut pasang dan menyiagakan rumah pompa untuk memompa genangan air agar kembali ke laut,” tegasnya.
Pemkot Surabaya, lanjut dia, juga telah melakukan pengerukan dan normalisasi saluran secara masif, termasuk pembersihan endapan lumpur, pasir, dan sampah pada drainase secara berkala supaya tidak menimbulkan sumbatan. Selain itu Pemkot juga telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, antara lain perbaikan infrastruktur pengendalian air, seperti tanggul dan pintu air otomatis, normalisasi saluran drainase, serta kesiapsiagaan masyarakat.
“Minimal, dua kali setahun agar kapasitas tampung air meningkat. Kami juga mengimbau kepada warga yang tinggal di wilayah pesisir Surabaya untuk memantau informasi pasang surut laut dan potensi banjir rob melalui situs resmi BMKG,” tambahnya. sb-03/dsy
Editor : Redaksi