SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Ekspor gratis yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai membekali usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tentang cara menembus pasar ekspor, mengenai tahapan dasar untuk mempersiapkan usaha menuju pasar internasional.
Kegiatan yang digelar Diskopindag Lumajang tersebut menyasar pelaku usaha kerajinan atau craft, khususnya produk berbahan kayu, bambu, rotan, daun pandan, serta bahan sejenis yang memiliki peluang untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas, sehingga pelaku UMKM kerajinan di Lumajang mulai dibekali pemahaman mengenai tahapan dasar untuk mempersiapkan usaha menuju pasar internasional.
"Pendampingan tersebut menjadi langkah awal untuk mengenalkan proses ekspor secara sederhana dan bertahap kepada pelaku usaha. Ekspor tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang jauh atau sulit. Yang penting pelaku usaha memahami dulu tahapannya, apa yang perlu disiapkan, persyaratannya apa, dan bagaimana cara memulainya. Dari pemahaman itu kemudian usaha bisa dipersiapkan secara bertahap," kata Kepala Diskopindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, Kamis (24/09/2026).
Mulai dari kesiapan usaha, dokumen dan persyaratan dasar, hingga persiapan produk sebelum menyasar pasar internasional. Pasalnya, bagi pelaku UMKM, pemahaman tersebut penting karena peluang pasar luar negeri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan produk, namun kesiapan usaha, kelengkapan legalitas dan dokumen, serta kemampuan menyesuaikan produk dengan pasar yang dituju juga perlu diperhatikan.
Harapannya, produk yang selama ini berkembang di tingkat lokal memiliki bekal pengetahuan untuk melihat kemungkinan pasar yang lebih luas, tanpa harus melompat terlalu jauh dari kesiapan usaha yang dimiliki. "Dengan demikian, langkah menuju ekspor tidak diposisikan sebagai tujuan yang harus dicapai seketika, melainkan sebagai proses yang dapat dimulai dari pengetahuan, kesiapan usaha, dan kemauan untuk terus memperbaiki produk," ujarnya. lj-01/dsy
Editor : Redaksi