Pemkab Lumajang Bekali UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pendampingan Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau sejumlah produk UMKM di kabupaten setempat. SP/ LMJ
Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau sejumlah produk UMKM di kabupaten setempat. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Ekspor gratis yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai membekali usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tentang cara menembus pasar ekspor, mengenai tahapan dasar untuk mempersiapkan usaha menuju pasar internasional.

Kegiatan yang digelar Diskopindag Lumajang tersebut menyasar pelaku usaha kerajinan atau craft, khususnya produk berbahan kayu, bambu, rotan, daun pandan, serta bahan sejenis yang memiliki peluang untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas, sehingga pelaku UMKM kerajinan di Lumajang mulai dibekali pemahaman mengenai tahapan dasar untuk mempersiapkan usaha menuju pasar internasional.

"Pendampingan tersebut menjadi langkah awal untuk mengenalkan proses ekspor secara sederhana dan bertahap kepada pelaku usaha. Ekspor tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang jauh atau sulit. Yang penting pelaku usaha memahami dulu tahapannya, apa yang perlu disiapkan, persyaratannya apa, dan bagaimana cara memulainya. Dari pemahaman itu kemudian usaha bisa dipersiapkan secara bertahap," kata Kepala Diskopindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, Kamis (24/09/2026).

Mulai dari kesiapan usaha, dokumen dan persyaratan dasar, hingga persiapan produk sebelum menyasar pasar internasional. Pasalnya, bagi pelaku UMKM, pemahaman tersebut penting karena peluang pasar luar negeri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan produk, namun kesiapan usaha, kelengkapan legalitas dan dokumen, serta kemampuan menyesuaikan produk dengan pasar yang dituju juga perlu diperhatikan.

Harapannya, produk yang selama ini berkembang di tingkat lokal memiliki bekal pengetahuan untuk melihat kemungkinan pasar yang lebih luas, tanpa harus melompat terlalu jauh dari kesiapan usaha yang dimiliki. "Dengan demikian, langkah menuju ekspor tidak diposisikan sebagai tujuan yang harus dicapai seketika, melainkan sebagai proses yang dapat dimulai dari pengetahuan, kesiapan usaha, dan kemauan untuk terus memperbaiki produk," ujarnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…