SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) setempat berkomitmen dalam membantu pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di kota setempat bisa menembus pasar internasional dengan menggelar Coaching Clinic Export atau bimbingan singkat ini untuk menyiapkan pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor.
"Pemkot bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada kegiatan ini," ujar Kepala Disperinaker Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, Kamis (24/09/2026).
Terdapat 30 pelaku IKM yang mendapatkan pendampingan berupa kurasi produk yang akan diekspor ke luar negeri. Dengan adanya pendampingan ini akan membantu para pelaku IKM untuk memenuhi prosedur kelayakan sesuai ketentuan ekspor serta diajarkan bagaimana cara menawarkan produk secara cepat dan menarik.
"Produk-produk mereka itu nantinya dikurasi. Nah, kurasi tersebut memerlukan ubahan teknik, misal kemasannya itu bagaimana kalau ekspor, kemudian tampilan produknya, hingga sertifikasinya harus bagaimana," tuturnya.
Lebih lanjut, Hebi menyebutkan, coaching clinic tersebut akan digelar berkelanjutan menyesuaikan klasifikasinya. Dimana, sejumlah pelaku IKM yang mengikuti coaching clinic kali ini bergerak di bidang industri makanan, fashion, home decor supaya para pelaku IKM memiliki produk yang sesuai dengan pasar luar negeri.
"Untuk industri kecil menengah yang baru mulai, dan sudah kawakan atau advance, bagaimana cara kita memberikan coaching clinic nya, perbaikan-perbaikan baik itu produk dan cara ekspornya. Misal kalau harganya terlalu mahal itu juga akan diberikan coaching clinic oleh ITS caranya agar tidak terlalu mahal harganya,” ujarnya. sb-01/dsy
Editor : Redaksi