Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. SP/ SBY
Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri. Wacana tersebut menyusul adanya aduan wali murid soal harga seragam batik di sekolah mahal.

“Ada jual seragam yang harganya lebih mahal, Rp115.000. Di luar harganya itu Rp80.000. Ada yang Rp90.000 paling mahal. Maka, saya berharapnya seragamnya nanti sama semua, terus ada tulisannya capnya berbeda-beda,” ujar Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, Senin (28/09/2026).

Menanggapi hal itu, Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyatakan sudah sosialisasi ke semua kepala sekolah. Dan saat ini, Dispendik juga sedang membahas desain termasuk mekanisme penerapan seragam batik dan olahraga yang sama untuk sekolah.

“Jadi tahun depan itu SD sendiri sama SMP sendiri atau SD SMP sama itu masih kita diskusikan,” paparnya.

Kemungkinan pengadaan produksi akan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jika sekolah menyediakan bahan untuk mempermudah siswa mendapat kain, harus memasang harga sama tanpa mengambil untung.

Selain soal seragam, Febri juga menekankan sekolah untuk tidak mengambil pungutan apapun di sekolah. Pihaknya juga membuka peluang wali murid melapor jika masih membeli seragam dengan harga mahal di sekolah.

“Saya bereskan sendiri sekolah itu,” tutupnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kasus keracunan akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Kasus Pembongkaran Kantor Desa Serag Pulung, Kades : Dibangun Multijyears, Tahun ini Rp110 juta

Kasus Pembongkaran Kantor Desa Serag Pulung, Kades : Dibangun Multijyears, Tahun ini Rp110 juta

Senin, 28 Sep 2026 12:42 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pasca banjir protes warga hingga viral di jagat medsos lantaran tak kunjung dibangunnya gedung Kantor Desa Serag Kecamatan Pulung …

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui aplikasi "Bapenda Online" yang dapat diakses 24 jam oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi,…