Follow The Money, KPK Lanjutkan Penggeledahan ke Rumah Camat Taman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim KPK membawa satu koper usai melakukan penggeledahan di rumah camat Taman Kota Madiun, Selasa malam (29/9/2026). SP/ WAF
Tim KPK membawa satu koper usai melakukan penggeledahan di rumah camat Taman Kota Madiun, Selasa malam (29/9/2026). SP/ WAF

i

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan ke rumah Camat Taman, Yusuf, setelah sebelumnya menggeledah rumah pribadi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi di Jalan Merpati, Kota Madiun, Selasa (29/9/2026).

‎‎Penggeledahan dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan kasus korupsi Maidi.

‎‎Berdasarkan pantauan di lokasi, tim KPK juga memeriksa sebuah mobil Inova hitam berplat merah yang terparkir di depan rumah Yusuf.

‎Setelah melakukan penggeledahan, tim penyidik KPK tampak meninggalkan rumah Yusuf dengan membawa satu koper.

‎‎Penggeledahan di rumah Yusuf tersebut menjadi bagian dari rangkaian penggeledahan KPK di Kota Madiun pada Selasa kemarin.

‎‎Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penggeledahan di tiga lokasi rumah di Kota Madiun.

‎‎"Hari ini, penyidik melakukan penggeledahan di tiga lokasi rumah, dalam pengembangan penyidikan perkara di Kota Madiun," kata Budi kepada wartawan, Selasa malam (29/9/2026).

‎‎Menurut Budi, tiga lokasi tersebut meliputi rumah pribadi Maidi, rumah keluarga Maidi berinisial HD, serta rumah salah satu camat di lingkungan Pemkot Madiun.

‎‎Budi menjelaskan, penggeledahan dilakukan untuk melacak aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

‎‎"Penyidik fokus terkait dengan pelacakan aset, fokus terkait dengan follow the money-nya, pencarian aset-aset yang diduga terkait atau dibeli dari sumber dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para pihak," jelasnya.

‎‎Dengan demikian, penggeledahan di rumah Camat Taman Yusuf menjadi salah satu lokasi yang didatangi penyidik KPK dalam rangka penelusuran aset dalam pengembangan perkara di Kota Madiun. Waf

Berita Terbaru

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, mencatat realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan…

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Fenomena musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, menyalurkan…

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur mengingatkan pentingnya…

Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing, Kali Ini di Wilayah Tulungagung

Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing, Kali Ini di Wilayah Tulungagung

Rabu, 30 Sep 2026 11:50 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali Kantor Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing melalui Koordinasi Lintas Instansi, kali ini di…

Oktober Nanti, Jukir Kota Mojokerto Kenakan Rompi Berbarcode QRIS

Oktober Nanti, Jukir Kota Mojokerto Kenakan Rompi Berbarcode QRIS

Rabu, 30 Sep 2026 11:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto akan meluncurkan sistem  parkir non-tunai menggunakan QRIS untuk mempermudah transaksi serta menutup …

Beri Nilai Tambah Ekonomi, Pemkab Bangkalan Usulkan 466 Sumur Gas Jadi Sumur Rakyat

Beri Nilai Tambah Ekonomi, Pemkab Bangkalan Usulkan 466 Sumur Gas Jadi Sumur Rakyat

Rabu, 30 Sep 2026 11:22 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka memberikan nilai tambah ekonomi bagi pemkab dan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, mengusulkan…