Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Tengkes (Stunting) di Balai Kota Among Tani. SP/ BTU
Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Tengkes (Stunting) di Balai Kota Among Tani. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19 persen menjadi 12,75 persen pada 2026. Namun, kenaikan angka tersebut tidak serta-merta mengindikasikan memburuknya kualitas penanganan di lapangan secara umum.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkot Batu memperluas cakupan serta akurasi pendataan lapangan melalui instrumen Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) serta pendataan berbasis aplikasi kesehatan daerah. Serta komitmen dalam keterbukaan data yang akurat, lantaran menjadi fondasi utama dalam menentukan formula intervensi secara cepat dan tepat sasaran. 

“Dengan masifnya tim medis dan relawan yang turun langsung ke lapangan, tingkat akurasi data menjadi jauh lebih tinggi. Kita sendiri yang justru berani membuka kondisi riil status stunting yang terdata,” tegas Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat, Kamis (01/10/2026), Kamis (01/10/2026).

Menurutnya, semakin cepat temuan kasus stunting terdeteksi di masyarakat, semakin cepat pula tindakan intervensi gizi medis dilakukan. Oleh sebab itu, penanganan stunting tidak dapat dibebankan semata-mata kepada sektor dinas kesehatan. “

“Ketika ada anak-anak yang kesulitan makan atau berasal dari keluarga kurang mampu, muncul rasa tanggung jawab sosial, kebersamaan, dan kesadaran patungan (udunan). Itulah wujud nyata konvergensi lintas sektoral yang kita dorong untuk bersama-sama mengentaskan stunting,” jelasnya.

Oleh karena itu, aksi penanganan stunting harus dijalankan secara terpadu, melibatkan jejaring pemerintah, elemen masyarakat, hingga lingkungan keluarga terdekat. Pemkot Batu juga menaruh perhatian besar pada faktor penyebab di luar asupan makanan kognitif. Menurut Alfi, kualitas sanitasi lingkungan, ketersediaan air bersih, dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memegang peranan hingga 70 persen dalam mencegah risiko tengkes pada anak. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…

Menyambung Hidup Ratusan UMKM: Cerita di Balik Rak Oleh-Oleh Bu Rudy

Menyambung Hidup Ratusan UMKM: Cerita di Balik Rak Oleh-Oleh Bu Rudy

Kamis, 01 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rak-rak di Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy Surabaya tidak hanya berisi makanan ringan, sambal, kerupuk, minuman, atau kerajinan tangan. Di b…

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com,Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini  rumah milik Alm. Bapak Abdul Rochim yang dihuni oleh anak cucunya di Jalan Semeru Kota Blitar yang …